Nasional . 03/12/2025, 12:04 WIB
Penulis : Wanda Afifah | Editor : Wanda Afifah
fin.co.id - Bencana banjir dan longsor di Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, membuat ribuan warga terpaksa tinggal sementara di pos pengungsian. Namun di tengah kondisi sulit itu, aliran bantuan yang terus berdatangan dari pemerintah lewat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) membuat warga merasa sedikit lega. Bahkan, mereka langsung menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto yang dinilai bergerak cepat merespons kebutuhan masyarakat di lapangan.
Sejak awal bencana terjadi, BNPB mengirimkan logistik dalam jumlah besar guna memenuhi kebutuhan mendesak para pengungsi. Hal itu diungkapkan oleh Zainal Arifin Tanjung, warga Perumahan Tolang Elok Permai, Kelurahan Aek Tolang. Dalam pernyataan resmi BNPB, Zainal memuji perhatian pemerintah pusat yang turun langsung memberikan dukungan.
“Saya mengucapkan ribuan terima kasih kepada Bapak Presiden kami, Prabowo Subianto, yang telah memberikan waktu, bantuan, serta kepeduliannya terhadap warga Kabupaten Tapanuli Tengah dan Sibolga,” ujarnya.
GOR Pandan menjadi posko utama bagi warga terdampak. Menurut Zainal, berbagai logistik mulai dari makanan hingga kebutuhan bayi dikirim secara rutin. Ia menyebut pengungsi menerima makanan gratis setiap hari sehingga kondisi kesehatan warga tetap terjaga.
“Alhamdulillah, pemerintah menyediakan makan gratis di GOR Pandan. Kita di sini mendapat makanan gratis agar kesehatan tubuh kita tetap terjaga. Alhamdulillah, artinya ada perhatian pemerintah untuk kita,” katanya.
Bantuan yang datang bukan hanya berupa makanan siap santap. Pemerintah juga menyiapkan obat-obatan, selimut, popok bayi, hingga perlengkapan dasar lain yang sangat dibutuhkan keluarga pengungsi.
Meskipun bantuan terus berdatangan, Zainal mengingatkan pentingnya percepatan pemulihan pasca-bencana. Menurutnya, semakin lama kondisi darurat berlangsung, semakin besar potensi munculnya masalah sosial baru.
“Jadi kondisi ini tolonglah dipercepat normalisasinya,” tegasnya.
Harapan warga ini sejalan dengan upaya pemerintah yang kini tengah memaksimalkan armada untuk distribusi logistik, terutama ke daerah yang sulit dijangkau lewat jalur darat.
Hingga siang tadi, BNPB mencatat distribusi bantuan ke Tapanuli Tengah berlangsung melalui jalur udara dari Lanud Silangit. Sebanyak tujuh helikopter dikerahkan secara simultan. Rinciannya mencakup dua heli Bell 412 TNI AD, satu heli Mi-17 TNI AD, serta empat helikopter milik BNPB.
Armada udara menjadi andalan utama karena beberapa titik terdampak sulit dilalui akibat kerusakan jalan dan medan berat. Dengan helikopter, bantuan dapat tiba lebih cepat dan menjangkau warga yang terisolasi.
Adapun logistik yang dikirim antara lain:
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media