-
3.300 rumah rusak berat
-
2.100 rumah rusak sedang
-
4.900 rumah rusak ringan
Artinya, lebih dari 10.000 rumah terdampak dengan berbagai tingkat kerusakan—angka yang menunjukkan masifnya dampak bencana ini.
Kerusakan Fasilitas Umum:
-
Jembatan rusak: 45,48%
-
Fasilitas pendidikan: 32,92%
-
Fasilitas ibadah: 20,21%
-
Fasilitas kesehatan: 1,38%
Kerusakan jembatan mencapai hampir setengah total infrastruktur yang ada, membuat akses distribusi bantuan di beberapa daerah menjadi sangat terhambat.
Lebih dari 3,2 Juta Penduduk Terdampak
Data BNPB juga menunjukkan betapa luasnya wilayah yang terdampak.
Jumlah Penduduk Terdampak:
-
Sumatera Utara: 1,6 juta jiwa
-
Aceh: 1,5 juta jiwa
-
Sumatera Barat: 140.500 jiwa
Total 3,2 juta warga terdampak bencana yang melanda 50 kabupaten di tiga provinsi tersebut.
BNPB menegaskan bahwa pendataan ini masih bersifat dinamis dan akan terus diperbarui.
Presiden Prabowo Subianto turun langsung meninjau empat lokasi terdampak: Tapanuli Tengah (Tapteng), Medan, Aceh Tenggara, dan Padang Pariaman pada Senin (1/12/2025).
Di hadapan warga pengungsi di Kutacane, Aceh Tenggara, Prabowo memastikan bahwa pemerintah memiliki anggaran untuk membantu sepenuhnya para korban bencana.
“Alhamdulillah kita punya anggarannya. Kita lakukan penghematan di pusat supaya sebanyak mungkin bantuan bisa disalurkan bagi rakyat di desa dan kecamatan. Itu sasaran kita,” ujarnya.