Polisi Siaga! 20 SPBU di Banda Aceh Diawasi Ketat Pascabanjir dan Longsor

news.fin.co.id - 04/12/2025, 14:36 WIB

Polisi Siaga! 20 SPBU di Banda Aceh Diawasi Ketat Pascabanjir dan Longsor

Polisi melakukan pengawasan ketat terhadap 20 SPBU di Banda Aceh untuk memastikan ketersediaan BBM tetap aman bagi masyarakat pascabencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah Aceh.

fin.co.id - Polisi melakukan pengawasan ketat terhadap 20 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Banda Aceh untuk memastikan ketersediaan BBM tetap aman bagi masyarakat pascabencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah Aceh.

Dirreskrimsus Polda Aceh, Kombes Pol Zulhir Destrian menyatakan, langkah ini juga bertujuan mencegah antrean panjang serta praktik penimbunan oleh oknum yang memanfaatkan situasi darurat. Pengawasan dilakukan oleh personel gabungan Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Aceh yang ditempatkan di SPBU yang berpotensi ramai.

"Kita mulai melakukan pengawasan terhadap SPBU yang ada di Banda Aceh. Ini untuk menghindari praktik penimbunan yang juga berimplikasi pada antrean panjang pada 20 titik SPBU," ujar dia, Kamis, 4 Desember 2025.

Selain menurunkan personel, kata dia, polisi juga berkoordinasi langsung dengan petugas SPBU agar penyaluran BBM berjalan sesuai aturan. Petugas diminta selektif dalam melayani pembelian dan segera melaporkan jika ada indikasi pembelian berlebihan.

Advertisement

Masyarakat diimbau untuk membeli BBM sesuai kebutuhan guna mencegah kepanikan dan memastikan pasokan merata, terutama bagi warga terdampak bencana. Pengawasan ini juga didukung koordinasi dengan Pertamina dan Dinas ESDM Aceh, termasuk penerapan kebijakan pembebasan barcode sesuai aturan gubernur dalam kondisi darurat untuk mempercepat pelayanan dan mengurai antrean.

Koordinasi tidak hanya dilakukan di SPBU, tetapi juga hingga Depo Pertamina, agar distribusi BBM ke seluruh SPBU tetap lancar tanpa hambatan.

"Upaya pengawasan ini menjadi bagian dari komitmen Polda Aceh dalam menjaga stabilitas pascabencana, serta mencegah pihak-pihak tertentu mengambil keuntungan di tengah situasi yang sedang sulit," pungkasnya.

Upaya ini diharapkan dapat memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi dan mencegah kelangkaan BBM di tengah kondisi darurat pascabencana.

(Rafi Adhi)

Mihardi
Mihardi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID