Banjir Rob Terjang Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, BPBD Gerak Cepat

news.fin.co.id - 05/12/2025, 13:34 WIB

Banjir Rob Terjang Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, BPBD Gerak Cepat

Banjir rob kembali rendam Jakarta Utara. BPBD dan BMKG keluarkan peringatan. Foto: ANTARA/ BPBD.

fin.co.id - Warga Jakarta Utara kembali menghadapi banjir rob pada Jumat siang. Fenomena ini muncul cepat dan membuat sejumlah titik langsung tergenang. Data BPBD DKI Jakarta menunjukkan kondisi tersebut menyebar di beberapa lokasi, termasuk wilayah pesisir dan kawasan padat penduduk.

Dalam laporan terbarunya, Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menyebut timnya sudah memonitor kondisi lapangan sejak pagi. Hasilnya, hingga pukul 11.00 WIB, genangan telah memengaruhi enam RT dan satu ruas jalan utama.

Situasi ini jelas bikin warga waspada. Genangan datang tiba-tiba, dan beberapa titik mengalami kenaikan tinggi air hanya dalam hitungan jam.

Titik Genangan Meluas, Warga Diminta Tetap Siaga

Advertisement

Yohan menjelaskan detail titik yang terendam. Di Kelurahan Pulau Panggang, dua RT langsung tergenang dengan ketinggian 10–15 cm. Daerah pesisir ini memang cukup rawan karena lokasinya berada dekat garis pantai.

Kondisi serupa juga muncul di Kelurahan Marunda. Satu RT di sana terdampak genangan 15 cm, cukup untuk menghambat aktivitas warga dan menutup sebagian jalur hunian.

Masalah terbesar muncul di Kelurahan Pluit. Kawasan ini mencatat tiga RT tergenang dengan ketinggian air mencapai 10–30 cm. Banyak warga bergerak cepat untuk mengamankan barang-barang, terutama di area rumah yang lebih rendah.

Tak hanya pemukiman, Jalan RE Martadinata di Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok, ikut terendam hingga 40 cm. Jalan ini termasuk rute penting untuk aktivitas warga dan distribusi logistik. Ketinggian air di titik tersebut memaksa sebagian pengendara memutar arah demi menghindari mogok.

BPBD Turun Lapangan, Semua Dinas Bergerak Bersama

Melihat kondisi yang terus berubah, BPBD langsung mengerahkan personel ke berbagai titik. Mereka mengaktifkan pemantauan lapangan secara real-time dan menjalin koordinasi cepat dengan beberapa dinas terkait.

Beberapa instansi yang ikut bergerak meliputi:

  • Dinas SDA (Sumber Daya Air)
  • Dinas Bina Marga
  • Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat)

Tim gabungan menyiapkan pompa penyedot, memastikan tali-tali air bekerja optimal, dan mempercepat aliran air ke sistem drainase. Lurah serta camat setempat juga turun langsung untuk memastikan warga mendapatkan bantuan dan kebutuhan dasar jika kondisi memburuk.

Advertisement

Yohan menegaskan bahwa pemerintah menargetkan genangan surut secepat mungkin. Ia meminta warga tetap tenang dan mengikuti informasi resmi.

Imbauan Resmi: Waspada Setiap Saat, Hubungi 112 Jika Darurat

Wanda Afifah
Wanda Afifah
Penulis

Penulis FIN.CO.ID