Prabowo Prihatin dan Sedih Banyak Pihak Hanya Sibuk Cari Kesalahan Pemerintah

news.fin.co.id - 06/12/2025, 10:00 WIB

Prabowo Prihatin dan Sedih Banyak Pihak Hanya Sibuk Cari Kesalahan Pemerintah

Presiden Prabowo Subianto (tangkapan layar)

fin.co.id - Presiden Prabowo Subianto menyoroti adanya kelompok-kelompok yang dinilainya hanya fokus mencari celah kesalahan pemerintah, meski berbagai kebijakan telah diarahkan untuk kepentingan masyarakat luas. Sikap itu ia sampaikan saat berpidato pada puncak HUT Ke-61 Partai Golkar di Jakarta, Jumat.

"Orang-orang pintar yang bisa bicara, mengejek, mencari kesalahan terus, tidak bisa membuat jembatan, tidak bisa menciptakan lapangan kerja, tidak bisa menjamin beras ada, tidak bisa menjamin elpiji ada, tidak bisa menjamin BBM ada, tidak bisa menjamin apa-apa," kata Presiden.

"Saya kadang-kadang prihatin, Saya sedih selalu menimbulkan rasa tidak percaya," imbuhnya.

Menurut Prabowo, pemerintah terus bekerja berdasarkan rencana dan perhitungan yang diarahkan untuk memenuhi kebutuhan rakyat. Ia menilai jajaran kabinet yang dipimpinnya telah mencerminkan semangat kerja yang konsisten demi masyarakat.

Presiden menekankan bahwa pihak-pihak yang terus melontarkan kritik tanpa kontribusi nyata berpotensi memunculkan ketidakpercayaan di tengah publik. Meski begitu, ia menegaskan bahwa dinamika seperti itu merupakan bagian dari proses demokrasi.

"Tapi tidak ada masalah, biarlah, ini demokrasi," ucap Kepala Negara.

Dalam sambutannya, Prabowo juga mengapresiasi Partai Golkar yang disebutnya menjadi mitra penting dalam membantu kinerja pemerintahan sepanjang setahun terakhir. Ia menggambarkan kekompakan kader Golkar dalam pemerintahan seperti sebuah tim sepak bola yang sudah memahami arah permainan bahkan sebelum instruksi diberikan.

Presiden menambahkan bahwa dasar dari seluruh kebijakan saat ini adalah komitmen untuk menjalankan Undang-Undang Dasar 1945 secara “murni dan konsekuen”. Ia menyampaikan terima kasih kepada para ulama dan tokoh agama yang selalu mengingatkan agar amanat konstitusi dijalankan dengan sungguh-sungguh.

Baginya, UUD 1945 bukan sekadar slogan, melainkan pedoman nyata, terutama pasal-pasal penting seperti Pasal 33 yang mengatur perekonomian negara. Prabowo meyakini keberhasilan Indonesia hanya bisa diraih melalui persatuan, keberanian politik, dan pelaksanaan konstitusi secara konsisten.

"Kalau saya punya keyakinan, kalau kita laksanakan Pasal 33, kita laksanakan semua pasal di Undang-Undang Dasar 1945, pasti kita berhasil," katanya.

Afdal Namakule
Afdal Namakule
Penulis

Jurnalis profesional sejak 2016 dengan spesialisasi isu Politik, News, dan Lifestyle. Menjabat sebagai Redaktur di FIN.CO.ID sejak 2018, ia juga aktif mengulas perkembangan teknologi terkini. Berdedikasi menyajikan informasi akurat dan kredibel bagi pembaca