TEGAS! Gerindra Copot Bupati Aceh Selatan Mirwan MS dari Ketua DPC Usai Pergi Umrah Saat Wilayahnya Dilanda Banjir!

news.fin.co.id - 06/12/2025, 16:15 WIB

TEGAS! Gerindra Copot Bupati Aceh Selatan Mirwan MS dari Ketua DPC Usai Pergi Umrah Saat Wilayahnya Dilanda Banjir!

Ketua Umum sekaligus Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto, secara resmi menetapkan Sugiono sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra, menggantikan posisi yang sebelumnya dipegang Ahmad Muzani.

Foto dan video yang beredar semakin memicu kritik karena Mirwan dianggap abai terhadap tanggung jawabnya, terlebih setelah adanya surat resmi yang menyatakan ketidaksanggupannya menangani bencana.

Di saat masyarakat harus mengungsi dan membutuhkan arah komando yang jelas, Mirwan malah terlihat menjalankan ibadah di luar negeri.

Di tengah kritik yang tak kunjung mereda, Mirwan MS akhirnya memberikan penjelasan. Dalam keterangan tertulisnya, ia mengatakan bahwa keberangkatannya ke Arab Saudi bukan murni perjalanan mendadak, melainkan untuk memenuhi nazar pribadi.

Mirwan mengklaim bahwa sebelum berangkat, ia telah turun langsung meninjau kondisi warga terdampak banjir dan mengecek kesiapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menangani keadaan darurat.

Advertisement

“Sebelum saya berangkat, saya sudah turun langsung mengecek kondisi masyarakat terdampak banjir dan memastikan seluruh OPD bekerja sesuai alur komando. Dari hasil koordinasi, situasi saat itu terkendali sehingga saya dapat menunaikan nazar saya,” tulisnya.

Mirwan juga menanggapi soal surat penolakan izin keluar daerah yang dikeluarkan oleh Gubernur Aceh. Ia menyatakan bahwa surat tersebut baru diterima Pemkab Aceh Selatan pada 2 Desember 2025 pada saat ia sudah berada di Mekkah.

Ia menambahkan bahwa situasi komunikasi di Aceh Selatan pada saat itu terganggu akibat padamnya listrik dan jaringan telekomunikasi, sehingga terjadi keterlambatan informasi.

“Informasi dari daerah terlambat diterima karena jaringan telekomunikasi dan listrik sempat padam. Inilah yang menyebabkan adanya miskomunikasi,” jelasnya.

Meski ia berada di luar negeri, Mirwan memastikan bahwa penanganan banjir di Aceh Selatan tetap berlangsung. Ia menyebut bahwa komando berada di bawah posko utama dan OPD terkait yang sudah mendapat arahan sebelum keberangkatannya.

Menurutnya, pemerintah daerah tetap bekerja sesuai protokol, termasuk upaya evakuasi, bantuan logistik, dan penanganan infrastruktur yang terdampak.

Langkah Gerindra mencopot Mirwan MS menunjukkan bahwa partai memandang insiden ini sebagai pelajaran penting tentang kepekaan pemimpin terhadap kondisi masyarakat, terutama saat bencana.

Kini publik menunggu bagaimana Pemerintah Aceh dan pemerintah pusat akan menilai langkah Mirwan, serta apakah ada tindakan lanjutan dari aparat terkait surat ketidaksanggupan yang sebelumnya ia keluarkan.

Yang jelas, peristiwa ini menjadi pengingat bahwa seorang pemimpin tidak hanya memegang jabatan, tetapi juga harus menunjukkan kehadiran, kepedulian, dan komitmen, terutama ketika rakyat sedang membutuhkan.

Advertisement
Derry Sutardi
Derry Sutardi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID