Peringatan Keras Prabowo ke Pejabat: Jangan Ada yang Korupsi Dana Bantuan Bencana!

news.fin.co.id - 08/12/2025, 10:00 WIB

Peringatan Keras Prabowo ke Pejabat: Jangan Ada yang Korupsi Dana Bantuan Bencana!

Presiden Prabowo Subianto (tangkapan layar)

Intinya: 

  • Prabowo larangan keras korupsi dalam penanganan bencana di Sumatra.
  • Instruksi diberikan kepada menteri, Kapolri, dan kepala daerah untuk mengawasi jajarannya.
  • Pemerintah akan menangani pemulihan secara bertahap dan berkelanjutan


Prabowo menekankan bahwa bencana besar yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat menjadi pengingat bahwa pengelolaan kekayaan negara harus dilakukan sebaik-baiknya.

Advertisement

fin.co.id - Presiden Prabowo Subianto mengeluarkan peringatan keras kepada para menteri, Kapolri, hingga seluruh kepala daerah agar tidak ada satu pun bentuk penyelewengan dalam penanganan bencana di Sumatra.

Ia menegaskan, siapa pun yang mencoba mencari keuntungan pribadi dari musibah ini akan berhadapan langsung dengan dirinya.

Dalam rapat terbatas di Pos Pendamping Nasional Penanganan Bencana Alam Aceh, Pangkalan TNI AU Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Minggu 7 Desember malam, Prabowo menekankan bahwa bencana besar yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat menjadi pengingat bahwa pengelolaan kekayaan negara harus dilakukan sebaik-baiknya.

"Ini bukti bahwa kita harus mengelola semua kekayaan kita dengan sebaik-baiknya. Saya ingatkan tidak boleh ada penyelewengan, tidak boleh ada korupsi di semua entitas pemerintahan. Karena ini buktinya kita butuh setiap kemampuan kita. Kita butuh setiap uang kita untuk menghadapi dan mengatasi kesulitan rakyat," ujar Prabowo.

Ia menegaskan bahwa setiap rupiah sangat dibutuhkan untuk membantu masyarakat yang terdampak. Karena itu, Prabowo meminta seluruh jajaran pemerintah, mulai dari kementerian hingga tingkat daerah, agar memastikan tidak ada penyimpangan di lingkungan masing-masing, terutama dalam proyek-proyek yang sedang mereka kendalikan.

"Saya tidak mau ada pihak-pihak yang menggunakan bencana ini untuk memperkaya diri. Saya akan sangat keras, jangan ada yang mencari keuntungan di tengah penderitaan rakyat," tegas Prabowo.

Presiden juga meminta Kapolri dan kepala daerah untuk mengawasi ketat potensi kecurangan, mulai dari praktik penggelembungan harga hingga perilaku tidak jujur lainnya.

“Jadi Kepolisian, semua pihak, periksa, pemda catat kalau ada yang nakal-nakal, lipat gandakan harga dan sebagainya,” kata Prabowo.

Sebelumnya, Prabowo meninjau langsung sejumlah titik terdampak bencana di Aceh. Dalam rapat tersebut, ia menyampaikan bahwa laporan mengenai kondisi lapangan menunjukkan situasi yang cukup serius.

Banyak sawah rusak parah sehingga bisa mengganggu produksi pangan, dan beberapa bendungan—baik besar maupun kecil—jebol hingga mengganggu aliran irigasi.

Meski masih ada berbagai tantangan terutama terkait kondisi alam, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah akan menangani bencana ini secara bertahap, terukur, dan berkelanjutan demi mempercepat pemulihan masyarakat di wilayah terdampak. *

Afdal Namakule
Afdal Namakule
Penulis

Jurnalis profesional sejak 2016 dengan spesialisasi isu Politik, News, dan Lifestyle. Menjabat sebagai Redaktur di FIN.CO.ID sejak 2018, ia juga aktif mengulas perkembangan teknologi terkini. Berdedikasi menyajikan informasi akurat dan kredibel bagi pembaca