Polisi Tegaskan Pelaku Penipuan WO Ayu Puspita Tidak Pernah Dilepas

news.fin.co.id - 09/12/2025, 14:20 WIB

Polisi Tegaskan Pelaku Penipuan WO Ayu Puspita Tidak Pernah Dilepas

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto. Foto: Rafi Adhi

fin.co.id - Polda Metro Jaya meluruskan informasi yang beredar mengenai dugaan pelepasan pelaku kasus penipuan wedding organizer (WO) Ayu Puspita. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, memastikan kabar tersebut tidak benar.

"Jadi kami luruskan, tidak benar bahwa terduga pelaku dilepas oleh kepolisian Polda Metro Jaya," tegas Budi kepada wartawan, Selasa, 9 Desember 2025.

Ia menambahkan, polisi akan memberikan penjelasan lebih rinci setelah proses penahanan terhadap lima orang terduga pelaku selesai dilakukan.

Sementara itu, dalam video yang sempat beredar, salah satu korban mengaku bahwa Ayu Puspita sempat dibawa ke Polda Metro Jaya namun kemudian dilepaskan.

Advertisement

"Kemarin udah bebas di Polda," ujar seorang wanita saat mendatangi rumah APD.

Kronologi Dugaan Penipuan WO Ayu Puspita

Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Onkoseno mengungkapkan, kasus ini berawal ketika pelapor berinisial SO berencana melangsungkan pernikahan menggunakan jasa WO Ayu Puspita.

"Pelapor yang ingin melangsungkan pernikahan menggunakan wedding organizer Ayu Puspita atau PT Ayu Puspita Sejahtera melunasi biaya persepsi Rp 82.740.000 ke rekening APD," katanya, Senin 8 Desember 2025.

Namun pada hari resepsi, fasilitas yang dijanjikan sama sekali tidak disiapkan oleh pihak WO.

"Ketika waktu resepsi ternyata pihak wedding organizer tidak menyiapkan fasilitas sesuai dengan kesepakatan dan dari pihak wedding organizer tidak ada etikad baik untuk menyelesaikan masalah tersebut," ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa ternyata terdapat banyak laporan serupa dari korban lain.

Lima Terduga Pelaku Diamankan

Advertisement

Polres Metro Jakarta Utara telah mengamankan lima orang yang diduga terlibat dalam kasus penipuan tersebut.

"Kita sudah menerima laporan dari para korban WO itu. Saat ini dari semalam, ada lima orang dari pihak WO itu sekarang lagi kita periksa," jelas Onkoseno.

Mihardi
Mihardi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID