4. 28 kabupaten/kota belum memiliki gudang Bulog
5. Cuaca ekstrem dan potensi gangguan keamanan
Mitigasi: Tol Laut Diperbanyak hingga Pembangunan 32 Gudang Filial
1. Untuk mengatasi masalah tersebut, Satgas menjalankan berbagai strategi:
2. Menambah rute dan frekuensi Tol Laut, Jembatan Udara, dan Perintis Darat
3. Mendirikan 32 gudang filial dengan memanfaatkan lahan milik Polri, pemerintah daerah, KPU, dan masyarakat
4. Menanggung biaya logistik melalui skema Harga Pembelian Beras (HPB) agar tidak membebani Bulog
5. Melakukan intervensi distribusi 4.634 ton beras SPHP ke 42 kabupaten/kota di Papua Raya
Pengiriman dilakukan dengan moda transportasi yang disesuaikan kondisi wilayah:
1. Darat untuk daerah yang dapat dijangkau truk (Jayapura, Merauke, Sorong, Wamena, dan lainnya)
2. Udara untuk wilayah pegunungan (Nduga, Yahukimo, Pegunungan Bintang, dll.)
3. Laut untuk wilayah kepulauan (Kaimana, Fakfak, Teluk Wondama, dan sekitarnya)
Penyaluran Capai 47,08%
Per 9 Desember 2025, penyaluran sudah mencapai 2.181,5 ton atau 47,08%. Satgas menargetkan pemenuhan kebutuhan hingga perayaan Natal dan Tahun Baru untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di Papua.
"Diharapkan masyarakat di Tanah Papua dapat memperoleh beras terjangkau dengan kualitas baik. Distribusi ini menjadi bagian dari komitmen negara dalam mewujudkan ketahanan pangan berkelanjutan," ujar Kasatgas Pangan Polri, Brigjen Pol. Ade Safri Simanjuntak kepada disway.id, Rabu 10 Desember 2025.