Nasional . 10/12/2025, 11:51 WIB
Penulis : Wanda Afifah | Editor : Wanda Afifah
493 rusak ringan
359 rusak sedang
600 rusak berat
Dampak ekonomi pun tidak kalah besar. Tercatat 6.025 ekor ternak mati, sementara lahan pertanian seluas 1.813,70 hektare rusak berat. Semua kerusakan ini membuat pemerintah menetapkan nilai kerugian mencapai Rp682,35 miliar.
Dengan skala kerusakan seperti ini, proses pemulihan dipastikan tidak akan selesai dalam waktu singkat. Pemerintah daerah perlu menata ulang infrastruktur dasar dan melakukan rehabilitasi lingkungan, terutama di area rawan banjir dan longsor. Penanganan jangka panjang harus masuk ke tahap mitigasi agar kejadian serupa tidak terus berulang setiap musim hujan.
Warga berharap seluruh keluarga yang hilang segera ditemukan. Tim lapangan juga berharap cuaca bersahabat agar proses pencarian bisa berlangsung lebih cepat. Semua pihak kini bahu-membahu mengatasi dampak bencana ini, sementara fokus utama tetap pada upaya pencarian dan penyelamatan. (ANTARA)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media