Nasional . 11/12/2025, 15:49 WIB
Penulis : Wanda Afifah | Editor : Wanda Afifah
Tak hanya memantau proses pembersihan, Fitriana juga bertemu langsung dengan masyarakat di lokasi terdampak. Ia mendengarkan kebutuhan warga sekaligus memastikan bantuan darurat tersalurkan.
Di kesempatan itu, ia menyalurkan bantuan beras untuk warga yang terdampak langsung oleh bencana banjir dan longsor. Menurutnya, dukungan moral sama pentingnya dengan bantuan logistik.
“Semoga apa yang kita lakukan hari ini juga dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Masyarakat setempat menyambut baik langkah ini, terutama karena keterisoliran selama lebih dari sepekan membuat kebutuhan pokok semakin menipis.
Situasi di Aceh Tengah kini bergerak ke arah positif. Meski masih ada kekhawatiran soal cuaca dan potensi longsor susulan, langkah percepatan pembukaan akses memberi sinyal pulihnya stabilitas di kawasan itu.
Warga berharap pengerjaan benar-benar selesai dalam dua hari seperti target. Mereka ingin kembali berjualan, pergi ke ladang, dan melakukan aktivitas lain yang selama ini tertunda.
Bencana memang meninggalkan luka, tetapi upaya cepat yang dilakukan pemerintah daerah dan dukungan masyarakat membuat pemulihan bisa berjalan lebih cepat. Harapan baru mulai tumbuh di tengah desa yang sebelumnya sepi dan terkurung material longsor.
Dengan terbukanya akses, wilayah yang sebelumnya terisolasi perlahan kembali terhubung. Warga Aceh Tengah kini menunggu hari ketika jalan benar-benar pulih dan kehidupan dapat berjalan tanpa hambatan lagi.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media