Menteri Korsel Mundur Usai Terseret Dugaan Dana Ilegal dari Gereja Unifikasi

news.fin.co.id - 11/12/2025, 10:31 WIB

Menteri Korsel Mundur Usai Terseret Dugaan Dana Ilegal dari Gereja Unifikasi

Menteri Korsel Mundur Usai Terseret Dugaan Dana Ilegal dari Gereja Unifikasi

fin.co.id – Seorang menteri Korea Selatan (Korsel), Chun Jae Soo resmi mundur dari jabatannya pada Kamis 11 Desember 2025 waktu setempat.

Dia ikut terseret dalam dugaan penerimaan dana ilegal dari Gereja Unifikasi, sebuah lembaga yang belakangan ramai diperbincangkan karena skandal suap yang menyeret mantan Ibu Negara Kim Keon Hee.

Gereja Unifikasi, yang kerap mendapat sorotan karena praktik mirip sekte serta dugaan perdagangan pengaruh di kancah politik Korsel, tengah menjadi subjek penyelidikan.

Organisasi keagamaan itu juga dikenal luas berkat tradisi pernikahan massal yang rutin digelarnya. Saat ini, gereja tersebut sedang diperiksa terkait dugaan penyaluran dana ilegal kepada Kim.

Advertisement

Suami Kim, mantan Presiden Yoon Suk Yeol, sebelumnya digulingkan pada April lalu. Ia kini mendekam di penjara setelah dinyatakan bertanggung jawab atas pemberlakuan darurat militer singkat yang memicu kekacauan politik pada Desember tahun lalu.

Setelah krisis politik tersebut, tampuk pemerintahan kini berada di tangan Presiden Lee Jae Myung yang meraih kemenangan dalam pemilu dini Juni lalu.

Namun laporan media lokal Korsel, sebagaimana diberitakan AFP pada Kamis 11 Desember 2025, mengungkapkan temuan baru.

Disebutkan bahwa para anggota parlemen dari partai penguasa berhaluan kiri yang menaungi Presiden Lee, serta politikus konservatif dari kubu oposisi, diduga ikut menerima dana terlarang dari Gereja Unifikasi.

Sementara itu, Menteri Kelautan Korsel, Chun Jae Soo, turut menjadi sorotan. Ia disebut menerima uang tunai sebesar 30 juta Won—sekitar Rp 340 juta—beserta dua jam tangan mewah dari gereja tersebut pada periode 2018 hingga 2020 ketika ia masih menjabat sebagai anggota parlemen.

Tudingan tersebut pertama kali diungkapkan oleh mantan kepala kantor pusat Gereja Unifikasi, Yun Young Ho, saat menjalani pemeriksaan oleh penyidik Korsel tahun lalu. *

Afdal Namakule
Afdal Namakule
Penulis

Penulis FIN.CO.ID