fin.co.id - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, memberi sinyal bahwa pemerintah berpotensi kembali membuka rekrutmen CPNS pada 2026.
Rini menyampaikan, telah meminta seluruh kementerian dan lembaga melakukan analisis kebutuhan pegawai berdasarkan arah kebijakan lima tahun ke depan.
"Saya sudah meminta mereka (kementerian) untuk melakukan analisis kebutuhan sesuai dengan strategi lima tahun ke depan. Jadi, kan kita supaya bisa lihat apakah nanti akan ada positif growth terhadap jabatan-jabatan tentu. Apakah ada harus minus growth atau memang harus tetap seperti itu," kata Rini di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Kamis, 11 Desember 2025.
Ia menjelaskan bahwa hasil pemetaan dari setiap instansi nantinya akan dikompilasi untuk mendapatkan gambaran kebutuhan ASN secara nasional. Data tersebut akan menjadi landasan dalam menentukan jumlah formasi serta jenis jabatan yang akan dibuka bagi pelamar baru.
“Dan tentunya saya juga harus menyiapkan secara nasional posturnya seperti apa, gitu. Kita tunggu ya,” jelasnya.
Rini menambahkan bahwa regenerasi aparatur sipil negara menjadi fokus utama pemerintah. Setelah proses penataan tenaga honorer dirampungkan tahun ini, ia berharap tahap rekrutmen berikutnya bisa memberikan porsi lebih besar bagi pelamar baru.
“Ke depannya saya berharap bisa fokus kepada para fresh graduate untuk ikut serta menjadi bagian dari birokrasi,” ujarnya.
(Anisha Aprilia)