Nasional . 12/12/2025, 13:32 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Ia menegaskan bahwa Tol Sukabumi–Ciranjang serta Tol Ciranjang–Padalarang merupakan proyek berbeda dari Tol Bocimi, namun tetap berperan sebagai jaringan strategis yang saling terhubung.
Sementara itu, pembangunan Tol Bocimi Seksi 3 ruas Cibadak–Sukabumi Barat sepanjang 13,9 kilometer ditargetkan selesai pada Juni 2026.
Abdul Hakim menyebutkan progres konstruksi sudah mencapai 66 persen.
“Kita upayakan selesai tahun depan,” jelasnya.
Seksi ini akan memberikan kemudahan bagi masyarakat yang hendak berwisata ke wilayah barat Sukabumi, sekaligus membuka akses ekonomi baru.
Salah satu rintangan terbesar dalam pembangunan Tol Bocimi adalah penyediaan bahan baku konstruksi. Hal ini menjadi pekerjaan rumah bagi kontraktor yang harus mencari alternatif solusi agar pembangunan tidak terhambat.
Untuk Seksi 4 Bocimi yang membentang dari Sukabumi Barat–Sukabumi Timur sepanjang 13,05 kilometer, progres pembebasan lahan masih di bawah 10 persen.
“Kita bisa mulai konstruksi ketika lahan sudah bebas minimal 75–80 persen,” kata Abdul Hakim.
Ini berarti, meski sudah masuk tahap awal, perjalanan Seksi 4 masih cukup panjang hingga memasuki konstruksi penuh.
Untuk diketahui, Tol Bocimi memiliki total panjang 54 kilometer yang terbagi menjadi empat seksi:
| Seksi | Ruas | Panjang | Status |
|---|---|---|---|
| 1 | Ciawi–Cigombong | 15,35 km | Beroperasi |
| 2 | Cigombong–Cibadak | 11,9 km | Beroperasi |
| 3 | Cibadak–Sukabumi Barat | 13,9 km | Dalam pembangunan (66%) |
| 4 | Sukabumi Barat–Sukabumi Timur | 13,05 km | Pembebasan lahan (<10%) |
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media