Nasional . 12/12/2025, 13:32 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
fin.co.id - Salah satu proyek besar yang kini kembali mencuri perhatian publik adalah rencana pembangunan jaringan jalan tol di jalur Puncak yang akan menghubungkan Tol Bogor–Ciawi–Sukabumi (Bocimi) dengan kawasan Padalarang, Kabupaten Bandung.
Jika terealisasi, jalur ini akan menjadi konektivitas raksasa yang menghubungkan Bogor, Sukabumi, Cianjur, hingga Bandung hanya melalui satu rangkaian tol. Proyek ini diyakini bakal memangkas waktu tempuh secara signifikan sekaligus mengurai kemacetan kronis di jalur Puncak.
Direktur Utama PT Trans Jabar Tol, Abdul Hakim Supriyadi, menjelaskan bahwa Tol Bocimi Seksi 4 Sukabumi Barat–Sukabumi Timur nantinya akan disambungkan dengan ruas tol baru menuju Cianjur, Ciranjang, dan Padalarang.
Ia menyebut proyek ini akan sangat menarik bagi investor pada saat proses lelang dibuka.
“Once itu dilelang itu akan jadi cukup menarik,” ujar Abdul Hakim dalam agenda media visit di Tol Bocimi, dikutip Jumat, 11 Desember 2025.
Rencana pengembangan jaringan tol tersebut juga tertuang dalam Keputusan Menteri PUPR Nomor 367/KPTS/M/2023 tentang Rencana Umum Jaringan Jalan Nasional 2020–2040.
Dalam dokumen itu, pemerintah menetapkan dua ruas penting:
Ruas Sukabumi–Ciranjang: 28,8 kilometer
Ruas Ciranjang–Padalarang: 27,8 kilometer
Jika disatukan, total jalur tol baru mencapai 56,6 kilometer. Ruas ini berdiri terpisah, namun saling terhubung dengan jalur Bocimi sebagai backbone.
Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PU, Rachman Arief Dienaputra, menyampaikan bahwa penyusunan proyek saat ini masih pada tahapan feasibility study (FS) atau studi kelayakan.
“Tindak lanjutnya akan melihat dari hasil FS-nya,” ujarnya saat dihubungi Jumat (12/12/2025).
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media