Harga Cabai Rawit Merah Gila-Gilaan di Jakarta! Kenaikan 35% Disulut Cuaca Ekstrem dan Hama

news.fin.co.id - 14/12/2025, 18:54 WIB

Harga Cabai Rawit Merah Gila-Gilaan di Jakarta! Kenaikan 35% Disulut Cuaca Ekstrem dan Hama

Cabai - Cahyono -

fin.co.id - Kabar kurang menyenangkan datang dari dapur rumah tangga dan pelaku usaha di Jakarta. Harga cabai rawit merah di pasaran melambung tinggi, memicu kekhawatiran menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026. Data terbaru menunjukkan kenaikan signifikan yang membuat belanja kebutuhan pokok semakin mencekik. Apa pemicu lonjakan harga gila-gilaan ini? Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta telah mengungkap biang keladinya.

Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Hasudungan Sidabalok, mengonfirmasi bahwa cuaca ekstrem di daerah sentra produksi menjadi salah satu faktor utama yang memicu melonjaknya harga cabai. Curah hujan yang tinggi di wilayah sentra menyebabkan jumlah pemetikan cabai menurun drastis. Masalah tidak berhenti di sana; serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) atau hama juga ikut berimbas pada hasil panen yang merosot. Selain itu, proses kematangan cabai pun melambat akibat kondisi cuaca yang tidak menentu.

Cabai Rawit Merah Meroket 35% Lebih!

Berdasarkan pemantauan harga komoditas pangan strategis mingguan pada pekan pertama Desember 2025 di tingkat eceran, cabai rawit merah menjadi bintang kenaikan harga yang paling signifikan. Hasudungan Sidabalok menyebut, cabai rawit merah mengalami kenaikan mencolok sebesar 35,62 persen dari harga normalnya.

Advertisement

Secara nominal, harga cabai rawit merah di pasaran terpantau mengalami kenaikan sebesar Rp23.119 per kilogram (Kg), hingga mencapai harga rata-rata Rp88.031 per kg. Kenaikan harga cabai ini terjadi hampir pada seluruh jenis, kecuali cabai merah yang justru mengalami sedikit penurunan harga sebesar 1,38 persen atau senilai Rp1.035, menjadikan harganya kini Rp73.926 per kg.

Kondisi di lapangan bahkan bisa lebih parah. Berdasarkan pantauan langsung di Pasar Senen Blok VI, Jakarta Pusat, harga cabai rawit merah berkisar di angka Rp90 ribu per Kg. Selain itu, jenis cabai lain pun ikut naik, seperti cabai merah besar yang normalnya Rp45 ribuan kini naik menjadi Rp65 ribuan per Kg. Lonjakan harga paling ekstrem dialami cabai rawit hijau, yang sebelumnya Rp35 ribu per Kg kini melompat tajam menjadi Rp70 ribu per Kg.

Stok Langka Jelang Nataru Jadi Puncak Masalah

Dewa (51), salah satu pedagang cabai di Pasar Senen Blok VI, membenarkan bahwa kenaikan harga cabai sudah terjadi sejak bulan November 2025. Menurutnya, lonjakan harga ini disebabkan oleh kelangkaan stok komoditas cabai di Pasar Induk Kramatjati, Jakarta Timur, menjelang Nataru 2025-2026. Kelangkaan ini terjadi karena pasokan cabai dari daerah produsen ke Ibu Kota berkurang secara signifikan dalam beberapa pekan terakhir.

"Pasokannya kurang dari kampungnya. Memang setiap tahun begitu," pungkas Dewa. Meskipun kenaikan harga sering terjadi menjelang hari besar, kombinasi antara dampak cuaca ekstrem, serangan hama, dan penurunan pasokan membuat lonjakan harga cabai kali ini terasa lebih berat. Pemerintah ditantang untuk segera menstabilkan pasokan dari daerah sentra guna meredam gejolak harga pangan yang mengancam daya beli masyarakat. - Cahyono/Disway

Sigit Nugroho
Sigit Nugroho
Penulis

Penulis FIN.CO.ID