Mencekam! Bocah 10 Tahun Hilang Diterkam Buaya di Sungai Inggoi Halmahera Selatan

news.fin.co.id - 17/12/2025, 15:51 WIB

Mencekam! Bocah 10 Tahun Hilang Diterkam Buaya di Sungai Inggoi Halmahera Selatan

Basarnas Ternate melakukan pencarian intensif bocah 10 tahun yang hilang diduga diterkam buaya di Sungai Inggoi. Foto: Tangkapan Layar X/ @neveral0nely___.

fin.co.id - Peristiwa mencekam terjadi di Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara. Seorang bocah laki-laki bernama Affan (10) dilaporkan hilang saat mandi di Sungai Inggoi, Desa Amasing. Insiden ini langsung menyita perhatian warga setempat karena korban diduga diterkam buaya yang tiba-tiba muncul ke permukaan air.

Basarnas Ternate pun bergerak cepat. Sejak laporan masuk, tim langsung melakukan pencarian intensif demi menemukan keberadaan korban. Kejadian ini berlangsung pada Selasa sore, 16 Desember 2025, sekitar pukul 17.00 WIT. Saat itu, Affan pergi berenang seperti biasa. Namun, beberapa saat kemudian, tubuhnya menghilang dari permukaan sungai.

Berdasarkan informasi yang diterima Basarnas, warga melihat korban mandi di sungai sebelum akhirnya menghilang. Kepala Basarnas Ternate, Iwan Ramdani, menjelaskan bahwa dugaan sementara mengarah pada serangan buaya. Hewan tersebut diduga muncul secara tiba-tiba dan langsung menerkam korban.

Situasi ini membuat warga sekitar sungai panik. Sungai Inggoi memang menjadi bagian dari aktivitas harian masyarakat, terutama anak-anak. Karena itu, kabar hilangnya Affan menyebar cepat dan memicu kekhawatiran luas di Desa Amasing.

Advertisement

Warga tidak tinggal diam. Mereka segera melaporkan kejadian ini ke aparat desa. Selanjutnya, laporan diteruskan ke BPBD Halmahera Selatan agar proses pencarian bisa berjalan lebih terkoordinasi.

Respons cepat datang pada malam harinya. Tim SAR gabungan berangkat menuju lokasi kejadian pada pukul 21.05 WIT. Tanpa menunggu lama, proses pencarian langsung dimulai meski kondisi sudah gelap.

Tim menyisir area darat di sekitar sungai dan melakukan pencarian di aliran Sungai Inggoi. Untuk menjangkau area air, tim menggunakan perahu karet milik Basarnas serta long boat yang disediakan warga setempat. Kolaborasi ini mempercepat pergerakan di lapangan.

Basarnas Ternate juga menggandeng berbagai unsur dalam operasi ini. TNI, Polri, BPBD Halmahera Selatan, dan masyarakat setempat ikut terlibat aktif. Sinergi ini menjadi kunci mengingat medan pencarian cukup menantang.

Proses pencarian tidak berjalan mudah. Selain kondisi malam, tim menghadapi risiko tambahan berupa kemunculan buaya lain di sekitar lokasi. Informasi dari warga menyebutkan bahwa lebih dari satu buaya terlihat di sungai tersebut.

Karena itu, seluruh personel menjalankan pencarian dengan tingkat kewaspadaan tinggi. Setiap pergerakan di air dilakukan secara terukur untuk menghindari risiko korban tambahan. Faktor keselamatan tim menjadi prioritas tanpa mengurangi fokus utama menemukan Affan.

Kondisi ini sekaligus memperlihatkan betapa kompleksnya operasi pencarian di wilayah perairan yang menjadi habitat satwa liar. Meski demikian, tim SAR tetap melanjutkan penyisiran sesuai prosedur.

Wanda Afifah
Wanda Afifah
Penulis

Penulis FIN.CO.ID