Intinya:
- Mobilisasi Personel Gabungan
- Strategi Bimbingan Lapangan
- Distribusi Relawan ke Wilayah Strategis
Menegaskan kehadiran negara di garis depan pemulihan bencana, Kementerian Pekerjaan Umum mengerahkan ratusan ASN lintas generasi dan relawan sipil menuju titik-titik krusial di Sumatera, termasuk Medan, Sumatera Barat, dan Aceh. Operasi kemanusiaan ini tidak hanya menyasar perbaikan infrastruktur fisik, tetapi juga menjadi ajang transfer keahlian lapangan dari ASN senior kepada personel muda untuk memastikan penanganan dampak bencana berlangsung cepat, terukur, dan berkelanjutan.
fin.co.id - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) resmi melepas ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan relawan untuk menangani dampak bencana di sejumlah wilayah Indonesia tepatnya Sumatera. Langkah ini merupakan komitmen nyata pemerintah dalam mempercepat proses pemulihan infrastruktur dan pelayanan publik di daerah terdampak.
Sekjen PU, Wida Nurfaida menginstruksikan mobilisasi ASN, termasuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari berbagai unit organisasi. Para ASN yang memiliki pengalaman lapangan sebelumnya akan memimpin para junior mereka untuk memastikan penanganan bencana berjalan efektif dan paralel.
"ASN yang berpengalaman akan membimbing adik-adiknya agar mereka bisa menjalankan tugas di lokasi bencana dengan sigap," ujar Wida Nurfaida di Auditorium Kementerian PU hari Kamis 18 Desember 2025.
Selain personel internal, Kementerian PU juga melepas ratusan relawan ke berbagai titik strategis. Tercatat sebanyak 101 relawan berangkat menuju Medan, 64 relawan ke Sumatera Barat, dan sejumlah personel lainnya ke wilayah Aceh.
Kehadiran para relawan ini menjadi simbol solidaritas bahwa negara hadir tidak hanya dalam tataran kebijakan, tetapi juga melalui kerja nyata di lapangan. Kementerian PU menegaskan bahwa aksi ini adalah bagian dari komitmen untuk mewujudkan tanggap bencana yang terukur dan cepat.
"Langkah ini menjadi simbol solidaritas dan bukti nyata bahwa kehadiran negara tidak berhenti pada level kebijakan semata, melainkan hadir langsung melalui aksi nyata dalam menangani bencana." terangnya. (*).