fin.co.id - Pemkot Tangerang memastikan stok pangan di seluruh pasar kota relatif aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang akhir tahun. Meskipun demikian, beberapa komoditas seperti cabai, telur, dan daging ayam ras masih mengalami kenaikan harga.
“Ditemukan adanya kenaikan harga pada beberapa komoditas pangan, di antaranya cabai, telur, dan daging ayam ras. Untuk komoditas cabai, harga tercatat mengalami penurunan dibandingkan hari-hari sebelumnya, namun masih belum kembali ke harga normal,” ungkap Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Tangerang Muhdorun usai melakukan sidak di Pasar Anyar Tangerang.
Menurutnya, Pemkot terus melakukan langkah-langkah pengendalian harga dan stok pangan, salah satunya dengan menggelar bazar murah. “Hingga menjelang akhir tahun ini, bazar murah bertajuk Gampang Sembako telah dilaksanakan sebanyak 26 kali di berbagai wilayah Kota Tangerang,” jelasnya.
Para pedagang menyebutkan, kenaikan harga disebabkan oleh tingginya permintaan masyarakat, kenaikan harga dari produsen, dan faktor cuaca yang memengaruhi hasil pertanian. “Apabila kondisi cuaca membaik, diharapkan produksi pertanian meningkat sehingga harga dapat kembali stabil,” tambah Muhdorun.
Untuk menjaga pasokan pangan, Pemkot juga terus memberdayakan petani lokal. Pekan lalu, Pemkot bahkan melaksanakan panen cabai besar bersama petani di Kelurahan Karanganyar, menghasilkan sebanyak dua ton cabai merah besar yang disalurkan ke Pasar Tanah Tinggi.
Akhirnya, Pemkot mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying. “Berdasarkan hasil pemantauan, tidak terjadi kelangkaan komoditas pangan baik di pasar maupun di warung-warung,” pungkasnya.