Warga Kembali Blokir Akses TPA Cipeucang, Pengiriman Sampah Dihentikan Sementara

news.fin.co.id - 23/12/2025, 07:45 WIB

Warga Kembali Blokir Akses TPA Cipeucang, Pengiriman Sampah Dihentikan Sementara

Akses ke TPA Cipeucang, Serpong, kembali diblokir warga pada Senin malam (22/12/2025) karena kekhawatiran dampak lingkungan. (Ist)

fin.co.id -  Akses ke TPA Cipeucang, Serpong, kembali diblokir warga pada Senin malam (22/12/2025) karena kekhawatiran dampak lingkungan sehinhga membuat pengiriman sampah dari seluruh Tangerang Selatan terpaksa dihentikan sementara.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tangsel, Bani Kasyatulloh, turun langsung ke lapangan untuk berkomunikasi dengan warga yang menolak aktivitas pembuangan. Penolakan warga dilatarbelakangi kekhawatiran terhadap dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh kembali dibukanya operasional TPA Cipeucang.

"Kami memaklumi dan memahami bahwa selama TPA ini ada, warga Kelurahan Serpong maupun sekitarnya turut merasakan dampaknya," ucapnya.

Menurutnya, pengiriman sampah ke TPA Cipeucang dilakukan atas perintah Wali Kota yang juga berdasarkan arahan Menteri Lingkungan Hidup. Langkah ini diambil menyusul kondisi darurat sampah di seluruh koridor Tangsel, yang dinyatakan banyak menumpuk karena tidak dapat dibuang ke TPA.

Advertisement

“Pada hari ini kami melakukan penerimaan pembuangan sampah. Ini karena kondisi sampah yang semakin parah di kota ini," jelasnya.

Meskipun Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) telah disiagakan untuk mengawal pengangkutan, jumlah warga yang menolak dinilai terlalu banyak. Untuk menjaga situasi kondusif, pihak pemerintah memutuskan menghentikan pengiriman sampah sementara.

Sebelumnya, pada Senin siang, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) telah mempersilakan operasional TPA Cipeucang kembali dibuka. Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofig menyatakan kebijakan itu diambil lantaran tumpukan dan ceceran sampah ditemukan di sejumlah ruas jalan dan kawasan permukiman.

“Kami minta agar penanganan sampah yang ada di kota ini kembali dilakukan di Cipeucang sambil penataan ini dilakukan,” ujar Hanif.

Hanif menambahkan, KLH telah mencermati dinamika pengelolaan sampah di Tangsel selama lebih dari sepekan terakhir. Selain itu, pihaknya juga akan memaksimalkan pengoperasian fasilitas Material Recovery Facility (MRF) yang ada di seluruh wilayah kota.

Rikhi Ferdian Herisetiana
Rikhi Ferdian Herisetiana
Penulis

Reporter FIN.CO.ID untuk daerah Tangerang.