Nasional . 26/12/2025, 18:12 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
BMKG juga mewanti-wanti potensi gelombang yang lebih tinggi, yakni 2,5 hingga 4,0 meter, di beberapa perairan strategis. Wilayah yang masuk kategori waspada antara lain:
Samudra Hindia selatan Yogyakarta
Samudra Hindia selatan Jawa Barat
Samudra Hindia selatan Jawa Tengah
Samudra Hindia selatan Jawa Timur
Samudra Hindia selatan Bali
Samudra Hindia selatan NTB
Samudra Hindia selatan NTT
Laut Natuna Utara
“Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran,” tegas Ryan.
Menghadapi kondisi ini, BMKG mengeluarkan sejumlah imbauan penting bagi masyarakat yang beraktivitas di laut, terutama nelayan dan operator kapal:
Perahu nelayan diminta waspada jika kecepatan angin melebihi 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter.
Kapal tongkang diimbau menghindari pelayaran saat angin melebihi 16 knot dan gelombang di atas 1,5 meter.
Kapal ferry diminta waspada pada angin lebih dari 21 knot dan gelombang di atas 2,5 meter.
Kapal kargo dan kapal pesiar disarankan menghindari kondisi angin lebih dari 27 knot dan gelombang di atas 4,0 meter.
“Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di wilayah pesisir yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,” ujar Ryan.
BMKG menilai, periode akhir Desember kerap diwarnai cuaca ekstrem akibat dinamika atmosfer dan laut yang kompleks.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk memantau informasi cuaca maritim terbaru dan tidak memaksakan aktivitas laut jika kondisi tidak memungkinkan.
Dengan meningkatnya risiko gelombang tinggi hingga empat meter di sejumlah perairan, kewaspadaan menjadi kunci utama demi keselamatan bersama, khususnya di tengah meningkatnya mobilitas laut menjelang pergantian tahun. (*)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media