fin.co.id - Sebuah insiden menggemparkan terjadi di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi. Seorang pria dilaporkan melompat dari lantai atas Masjidil Haram, Jumat 26 Desember 2025.
Informasi tersebut disampaikan oleh Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi dan dikutip oleh media setempat, Khaleej Times.
Insiden ini langsung mendapat respons cepat dari Pasukan Khusus Keamanan Masjidil Haram yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban di kawasan suci umat Islam tersebut.
Dalam pernyataan resminya, Pasukan Khusus Keamanan Masjidil Haram mengungkapkan bahwa seorang petugas keamanan mengalami luka saat berusaha menahan jatuhnya korban. Petugas tersebut disebut mencoba mencegah korban agar tidak terjatuh ke bawah.
“Seorang petugas keamanan terluka saat mencoba mencegahnya jatuh ke tanah. Kedua individu tersebut segera dibawa untuk menerima perawatan medis yang diperlukan, dan prosedur resmi yang diperlukan telah diselesaikan,” demikian bunyi pernyataan resmi aparat keamanan.
Baik korban maupun petugas keamanan yang terluka langsung mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan terdekat.
Diduga Percobaan Bunuh Diri
Meski pihak berwenang belum merinci motif pasti kejadian tersebut, insiden itu diduga merupakan upaya bunuh diri.
Aparat keamanan Arab Saudi menyatakan masih melakukan pendalaman dan penyelidikan terkait latar belakang kejadian tersebut.
Dilansir Al-Arabiya pada Sabtu (27/12/2025), personel keamanan kini tengah mengumpulkan keterangan saksi serta menelusuri kronologi kejadian secara menyeluruh. Prosedur hukum yang diperlukan pun telah resmi dimulai.
Insiden tersebut turut mendapat perhatian dari Imam Besar Masjidil Haram, Syekh Dr. Abdur Rahman As-Sudais.
Dalam pernyataannya, beliau mengimbau seluruh jamaah untuk mematuhi peraturan dan instruksi petugas, serta senantiasa menjaga kesucian Masjidil Haram.
Syekh As-Sudais menekankan pentingnya adab dan tata krama Islam saat berada di Masjidil Haram.
Ia mengajak jamaah untuk fokus beribadah dan menjadikan masjid sebagai tempat ketaatan, ketenangan, dan penghambaan kepada Allah SWT.