BNPB Pastikan Bantuan Bencana Tak Mengendap

news.fin.co.id - 30/12/2025, 15:05 WIB

BNPB Pastikan Bantuan Bencana Tak Mengendap

Tim gabungan dari BPBD, BNPB, dan relawan di bergotong royong mengangkut logistik bantuan ke perahu yang ingin diantar menyeberang di Jembatan Kutablang, Bireuen. Minggu (14/12).

fin.co.id - Pengiriman bantuan logistik bagi warga terdampak banjir dan longsor di sejumlah wilayah Sumatera dipastikan berlangsung cepat dan terukur. Pemerintah menegaskan tidak ada bantuan yang dibiarkan menumpuk terlalu lama di posko.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan setiap bantuan yang tiba akan disalurkan ke masyarakat dalam waktu kurang dari 2x24 jam. Skema ini diterapkan agar kebutuhan korban bencana dapat segera terpenuhi.

"SOP (Standar Opersional Prosedur) kami itu tidak ada barang yang datang tinggal lebih dari 2x24 jam. Semua pasti langsung terdistribusi. Jadi laju distribusi kita di setiap posko itu di atas 80 persen," kata Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB, Abdul Muhari, Senin, 29 Desember 2025.

Ia menjelaskan, salah satu contoh percepatan distribusi terlihat di Posko Halim Perdanakusuma. Dari total bantuan yang diterima, hampir seluruhnya telah disalurkan ke daerah terdampak.

Advertisement

"Secara umum, logistik dari Posko Halim saja dalam satu bulan ini sudah menerima 1.500 ton dan mengantarkan 1.526 ton dengan laju distribusi persentase itu 97 persen," ujar Abdul.

Sementara itu, di Posko Iskandar Muda, jumlah bantuan yang masuk tercatat mencapai 1.341 ton. Dari angka tersebut, sekitar 1.000 ton telah berhasil dikirimkan ke wilayah sasaran.

"Untuk Iskandar Muda ini sudah masuk 1.341 ton dan sudah terdistribusi 1.000 ton sehingga laju distribusi logistik 80,93 persen," Abdul mengungkapkan.

Kinerja serupa juga terlihat di posko lainnya. Di Sumatera Utara, Posko Silangit mencatat tingkat distribusi yang hampir sempurna, sementara Sumatera Barat juga menunjukkan capaian tinggi.

"Untuk Sumatera Utara ini Posko Silangit itu laju distribusi kita 98,2 persen, dan Sumatera Barat itu 93,5 persen," ucapnya.

BNPB menegaskan bahwa penanganan bencana tidak hanya berfokus pada distribusi bantuan logistik. Sejak hari pertama kejadian, pemerintah telah melakukan berbagai langkah, mulai dari evakuasi korban hingga pemulihan layanan publik yang terdampak.

Di luar fase tanggap darurat, pemerintah juga tengah menyiapkan tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi guna memulihkan kembali aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat yang terdampak bencana.

Anisha Aprilia/Disway

Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID