fin.co.id - Kepolisian terus mematangkan skema pengamanan lalu lintas jelang puncak arus balik libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi, guna mencegah kemacetan parah di jalur masuk Ibu Kota.
Perhatian utama pengamanan difokuskan pada beberapa Gerbang Tol (GT) Dalam Kota, yang selama ini menjadi titik krusial kepadatan kendaraan.
Sejumlah titik fokus dipetakan oleh petugas, terutama di area GT Halim dan kawasan Cikunir.
Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Dhanar mengungkapkan, pihaknya telah merancang lima skema penguraian lalu lintas untuk memastikan arus balik berjalan lancar dan aman.
"Langkah mitigasi ini diharapkan dapat menjaga stabilitas arus lalu lintas dan memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan yang kembali ke Jakarta setelah masa libur panjang berakhir," ungkap Kompol Dhanar Dhono Vernandhie.
Salah satu langkah awal yang dilakukan, melakukan koordinasi intensif dengan pengelola jalan tol.
Petugas tambahan serta perangkat Mobile Reader (MR) telah disiapkan, untuk mempercepat transaksi dan mencegah antrean panjang di pintu tol.
Berdasarkan informasi yang fin.co.id dapat, peralatan ini akan ditempatkan di GT Halim, GT Cikunir 8, dan GT Cikunir 6.
Tak hanya itu, rekayasa lalu lintas juga akan diterapkan secara situasional dan fleksibel. Jika kepadatan kendaraan meningkat signifikan, contraflow di ruas Tol Halim akan diberlakukan sesuai kondisi lapangan.
PJR Polda Metro Jaya juga mengoptimalkan penempatan personel di titik-titik rawan kemacetan.
Apabila volume kendaraan di wilayah Cikunir sudah melewati batas normal, petugas akan melakukan penyekatan di GT Cikunir 8 sebagai bentuk diskresi kepolisian guna mengalihkan arus dan mencegah kemacetan total.
Langkah-langkah ini diharapkan mampu menjaga kelancaran arus balik serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik yang kembali ke Jakarta.