fin.co.id - Pergantian tahun di kawasan Kota Tua, Tamansari, Jakarta Barat, berlangsung khidmat sekaligus meriah.
Pertunjukan cahaya drone menjadi penanda datangnya tahun baru, berpadu dengan doa lintas agama yang mengajak ribuan pengunjung menutup 2025 dengan refleksi dan harapan.
Sesaat setelah hitung mundur pergantian tahun, sejumlah drone bercahaya terbang tinggi dan menghiasi langit Kota Tua. Perhatian pengunjung pun langsung tertuju ke udara.
Cahaya dari drone-drone tersebut membentuk berbagai visual, mulai dari Monas, siluet gedung pencakar langit, hingga tulisan Tahun Baru 2026.
Decak kagum terdengar, sementara ribuan pengunjung serempak mengangkat gawai untuk mengabadikan momen langka tersebut.
Pertunjukan cahaya ini semakin memikat karena diiringi alunan instrumen yang selaras dengan visual yang ditampilkan.
Selama kurang lebih 15 menit, pengunjung tampak tak beranjak dan terus menengadah menikmati setiap formasi cahaya yang muncul di langit Kota Tua.
Sebelum pertunjukan drone dimulai, suasana Kota Tua lebih dulu diselimuti nuansa religius melalui doa lintas agama.
Beberapa menit menjelang berakhirnya tahun 2025, para tokoh agama naik ke atas panggung untuk memimpin doa sesuai keyakinan masing-masing.
Dalam doa tersebut, terselip harapan agar tahun 2026 membawa kebaikan, sekaligus doa bagi para orban bencana di Sumatera.
Pantauan di lokasi pada pukul 23.54 WIB, doa-doa tersebut juga ditampilkan pada fasad bangunan Museum Fatahillah, termasuk doa bagi korban bencana di Sumatera.
Ribuan pengunjung yang sebelumnya larut dalam sorak dan musik hiburan, seketika mengikuti suasana doa dengan khidmat.
Meski hujan gerimis sempat mengguyur kawasan Kota Tua, antusiasme pengunjung tak surut. Sebagian memilih berdiri, sementara yang lain menggelar tikar untuk duduk hingga berbaring di alun-alun Museum Fatahillah demi menunggu momen pergantian tahun.
Di tengah perayaan tersebut, Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah mengingatkan masyarakat agar tidak larut dalam euforia berlebihan.
Saat memantau langsung malam pergantian tahun di kawasan Kota Tua dan Kantor Wali Kota Jakarta Barat bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kota Jakarta Barat, Iin mengajak warga untuk mengedepankan empati terhadap kondisi yang dialami masyarakat di Sumatera.