fin.co.id - Polda Metro Jaya menindaklanjuti laporan mengenai aksi teror yang dialami oleh seorang pemengaruh yang dikenal sebagai DJ Donny. Pihak kepolisian akan segera memulai proses penyelidikan.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengonfirmasi bahwa penyelidikan akan segera dilakukan. "Akan dilakukan penyelidikan dan meminta keterangan saksi-saksi," ujarnya pada Kamis (1/1/2025).
Meskipun demikian, Kombes Pol Budi Hermanto belum dapat memberikan kepastian mengenai jadwal pasti pemanggilan para saksi. Namun, ia menegaskan bahwa laporan yang diajukan oleh DJ Donny telah diterima dan dibenarkan oleh Polda Metro Jaya.
"Iya, benar, sudah diterima laporannya soal dua teror itu," tegas Kombes Pol Budi Hermanto, mengindikasikan bahwa laporan tersebut berkaitan dengan dua insiden teror.
Sebelumnya, DJ Donny, yang bernama asli Ramon Dony Adam, melaporkan bahwa rumahnya telah menjadi sasaran teror oleh orang tak dikenal. Kejadian ini dilaporkan telah berlangsung sebanyak dua kali.
Teror pertama terjadi pada hari Senin, 29 Desember, yang kemudian disusul oleh teror kedua pada dini hari Rabu, 31 Desember. Kedua peristiwa tersebut meninggalkan kekhawatiran mendalam bagi sang pemengaruh.
DJ Donny menceritakan kronologi kejadian tersebut, "Jadi, kemarin saya dapat teror, dikirim bangkai ayam ke rumah saya. Lalu, semalam jam 3.00 WIB, di CCTV (kamera pengawas) terekam orang melempar molotov ke rumah saya." Ungkapan ini disampaikan saat ia ditemui di Polda Metro Jaya pada Rabu (31/12).
Lebih lanjut, DJ Donny menyatakan bahwa tindakan teror ini tidak hanya berdampak pada dirinya, tetapi juga mengancam keselamatan keluarganya serta orang-orang di lingkungan sekitarnya.
"Kalau rumah saya terbakar, mungkin enggak ada masalah, tapi kalau sampai rumah tetangga saya, rumah orang lain, nah, itu kan jadi masalah. Makanya, hari ini saya harus lapor ke Polda Metro Jaya," jelas DJ Donny mengenai alasannya segera melaporkan kejadian ini.
Selain dua insiden teror yang baru saja terjadi, DJ Donny juga mengaku sering menerima bentuk teror dan ancaman lainnya melalui sambungan telepon maupun pesan di berbagai platform media sosial.
Namun, ia cenderung tidak terlalu mempedulikan ancaman-ancaman tersebut. "Teror telepon banyak, cuma saya enggak peduli, media sosial biasalah, di DM-DM lah, saya enggak ada masalah. Saya sendiri kan ngomongnya kasar juga, jadi enggak ada masalah," ungkapnya.
Terkait identitas pelaku yang diduga melakukan teror, DJ Donny mengaku belum bisa memberikan penjelasan. Ia menyerahkan sepenuhnya kewenangan identifikasi pelaku kepada pihak berwajib dan menyatakan tidak mengetahui siapa dalang di balik serangkaian teror tersebut.