Prabowo ke Aceh Tamiang Tinjau Pembangunan Hunian Dibangun Danantara

news.fin.co.id - 01/01/2026, 11:56 WIB

Prabowo ke Aceh Tamiang Tinjau Pembangunan Hunian Dibangun Danantara

Presiden Prabowo Subianto menaiki helikopter TNI AU Caracal di helipad PTPN IV, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Kamis (1/1/2026). (ANTARA/Fathur Rochman)

fin.co.id - Presiden Prabowo Subianto memulai agenda padat pada Kamis pagi dengan bertolak dari Kabupaten Tapanuli Selatan menuju Kabupaten Aceh Tamiang. Kunjungan ini berfokus pada peninjauan progres pembangunan hunian yang digagas oleh Danantara.

Pada hari kedua rangkaian kunjungan kerjanya, Presiden mendarat di helipad PTPN IV, Tapanuli Selatan, sekitar pukul 09.10 WIB. Sambutan hangat dari warga yang telah memadati area sejak pagi langsung menyambut kedatangan Kepala Negara.

Sebelum melanjutkan perjalanan, Presiden menyapa dan bersalaman dengan sejumlah pejabat yang hadir mengantarkan keberangkatannya. Di antaranya adalah Dansat Brimob Polda Sumut Kombes Pol Rantau Isnur Eka, Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu, serta Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution.

Sekitar pukul 09.20 WIB, helikopter TNI AU Caracal yang membawa Presiden Prabowo meninggalkan landasan helipad. Penerbangan perdana ini ditujukan menuju Bandar Udara Raja Sisingamangaraja XII di Tapanuli Utara.

Advertisement

Setibanya di Bandara Silangit, Kepala Negara akan kembali berganti moda transportasi udara. Kali ini, penerbangan lanjutan akan membawa beliau menuju Landasan Udara Soewondo, Medan.

Dari Lanud Soewondo, perjalanan Presiden dilanjutkan dengan menggunakan helikopter menuju titik akhir kunjungannya hari itu, yaitu Kabupaten Aceh Tamiang.

Kedatangan di Kabupaten Aceh Tamiang direncanakan di helipad Lapangan Sepak Bola Bukit Rata. Dari sana, Presiden akan langsung menuju lokasi proyek untuk memantau langsung perkembangan pembangunan hunian.

Sejumlah menteri turut mendampingi Presiden dalam rombongan ini, antara lain Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono.

Juga hadir dalam rombongan, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo.

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengkonfirmasi agenda Presiden di Aceh Tamiang. Beliau menyatakan bahwa Presiden dijadwalkan meninjau pembangunan rumah hunian yang dilaksanakan oleh BPI Danantara.

Menurut Teddy, pembangunan hunian ini merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo dengan target awal antara 500 hingga 600 unit.

"Ada rumah hunian yang dibuat Danantara instruksi Bapak Presiden, besok kita cek. Seharusnya 500–600 (hunian). Insyaallah jadi, ya besok kita cek," ujar Teddy.

Program pembangunan 15.000 unit hunian ini merupakan bagian dari upaya pemerintah mempercepat penanganan pascabencana banjir di wilayah Sumatra, mencakup Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Target penyelesaiannya adalah dalam kurun waktu tiga bulan.

Advertisement

"Total 15.000 unit ditargetkan selesai dalam 3 bulan ke depan," ungkapnya pada Minggu (28/12).

Lebih lanjut, Danantara telah memulai pembangunan 15.000 unit rumah yang didukung oleh BUMN. Dari jumlah tersebut, 500 unit pertama ditargetkan rampung dalam minggu ini.

Khanif Lutfi
Khanif Lutfi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID