fin.co.id – Taman Margasatwa Ragunan memprediksi jumlah pengunjung pada libur Tahun Baru 2026 akan mencapai angka tertinggi sepanjang musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Kepala Hubungan Masyarakat Taman Margasatwa Ragunan, Wahyudi Bambang menyebut, hingga Kamis pagi, 1 Januari 2026, jumlah pengunjung yang masuk sudah menembus 20.500 orang.
“Berdasarkan pantauan pagi ini, pengunjung sudah lebih dari 20 ribu. Kami perkirakan hari ini menjadi puncak kunjungan selama libur Nataru dan libur sekolah, dengan total bisa mencapai 80 ribu hingga 100 ribu orang,” ujar Wahyudi di Ragunan.
Ia menjelaskan, angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan hari normal. Pada hari kerja, Ragunan biasanya hanya dikunjungi sekitar 3.000 hingga 5.000 orang. Sementara pada akhir pekan, jumlah pengunjung berkisar antara 15 ribu hingga 30 ribu orang.
“Kalau hari Minggu di luar musim liburan, bisa sampai 40 ribu pengunjung. Namun saat peak season seperti sekarang, lonjakannya cukup signifikan,” jelasnya.
Untuk mengantisipasi kepadatan sekaligus faktor cuaca, pengelola Ragunan telah menyiapkan sejumlah fasilitas tambahan, termasuk shelter panjang yang dapat digunakan pengunjung untuk berteduh apabila turun hujan.
“Kami sudah menyiapkan beberapa shelter di area tertentu agar pengunjung tetap nyaman meskipun cuaca kurang bersahabat,” kata Wahyudi.
Selain itu, pihak pengelola juga mengimbau pengunjung agar lebih waspada dan memperhatikan anggota keluarga, terutama anak-anak, lansia, serta penyandang disabilitas.
“Kondisi sudah mulai sangat ramai. Kami mengingatkan agar orang tua selalu mengawasi anak-anaknya supaya tidak terpisah. Lansia dan penyandang disabilitas juga mohon diperhatikan secara khusus,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihak Ragunan kerap menemukan pengunjung lansia yang terpisah dari keluarganya saat kondisi padat.
Wahyudi juga mengingatkan pengunjung untuk mematuhi aturan terkait satwa, termasuk larangan memberi makan hewan dan melintasi batas kandang.
“Kami harap pengunjung tetap tertib, tidak memberi makan satwa, dan tidak melewati pembatas demi keselamatan bersama,” pungkasnya.
Anisha Aprilia/Disway