Prabowo Terima Rosan di Hambalang Bahas Hilirisasi Danantara

news.fin.co.id - 04/01/2026, 20:58 WIB

Prabowo Terima Rosan di Hambalang Bahas Hilirisasi Danantara

Presiden Prabowo Subianto (kanan) menerima CEO Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, di Kediaman pribadi Kepala Negara di Hambalang, Bogor, Minggu (4/1/2026).

fin.co.id - Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan tertutup dengan CEO Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu sore.

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, melalui unggahan di akun Instagram Sekretariat Kabinet, membenarkan adanya pertemuan tersebut.

Dalam diskusi itu, salah satu topik utama yang diangkat adalah kemajuan proyek hilirisasi yang tengah digarap oleh Danantara.

Proyek hilirisasi ini diperkirakan menelan investasi fantastis senilai Rp100 triliun. Dijelaskan oleh Seskab Teddy, ada tiga poin penting yang menjadi sorotan dalam pertemuan tersebut.

Advertisement

Poin pertama adalah mengenai perkembangan lima titik proyek hilirisasi yang direncanakan akan segera dilakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pada awal bulan depan. Langkah ini diharapkan menjadi momentum penting bagi sektor industri nasional.

Seskab Teddy lebih lanjut merinci bahwa program hilirisasi ini akan tersebar di beberapa provinsi di Indonesia, dengan total investasi yang diperkirakan mencapai enam miliar dolar Amerika Serikat atau setara dengan Rp100 triliun. Tujuannya jelas, yakni untuk memperkuat struktur industri dalam negeri.

Selain fokus pada hilirisasi, pertemuan tersebut juga membahas kemajuan proyek inovatif "waste to energy". Program ini dirancang untuk memberikan solusi pengelolaan sampah yang lebih tertib.

Harapannya, dengan pengelolaan sampah yang efektif, volume sampah terbuka dapat ditekan secara signifikan. Lebih dari itu, inisiatif ini diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi yang substansial.

"Perkembangan Projects Waste to Energy (Penertiban Pengelolaan Sampah) sehingga volume sampah terbuka tidak hanya berkurang namun akan sangat bermanfaat dari segi ekonomi," tandas Seskab Teddy dalam keterangannya.

Khanif Lutfi
Khanif Lutfi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID