Pemprov DKI Bidik Manggarai Bebas Tawuran pada 2026

news.fin.co.id - 05/01/2026, 16:37 WIB

Pemprov DKI Bidik Manggarai Bebas Tawuran pada 2026

Pemprov DKI Jakarta menetapkan target agar kawasan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, terbebas dari aksi tawuran atau zero tawuran pada tahun 2026.

fin.co.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menetapkan target agar kawasan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, terbebas dari aksi tawuran atau zero tawuran pada tahun 2026. Langkah ini diambil mengingat wilayah tersebut selama ini dikenal sebagai salah satu titik rawan bentrokan antarwarga di Ibu Kota.

Pada awal 2026 saja, tercatat dua peristiwa tawuran terjadi secara beruntun di kawasan terowongan Manggarai, tepatnya pada 1 dan 2 Januari 2026. Kondisi ini mempertegas urgensi penanganan serius terhadap persoalan kerawanan sosial di wilayah tersebut.

Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim menyampaikan, Pemprov DKI menaruh perhatian besar terhadap upaya pencegahan tawuran, tidak hanya di Manggarai, tetapi juga di kawasan lain yang dinilai rawan.

"Kami targetkan kawasan Manggarai dan wilayah rawan lain bisa zero tawuran di tahun 2026 ini," kata Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim dalam keterangannya, Senin, 5 Januari 2026.

Advertisement

Chico menjelaskan, sejak November 2025, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung telah membentuk sekaligus meresmikan Satuan Tugas (Satgas) Jaga Jakarta. Satgas ini secara khusus dibentuk untuk menangani berbagai persoalan kerawanan sosial, mulai dari tawuran, konflik antarwarga, hingga tindak kriminalitas.

Menurutnya, Satgas Jaga Jakarta bekerja dengan mengedepankan kolaborasi lintas elemen, melibatkan TNI, Polri, tokoh masyarakat, serta partisipasi warga. Pendekatan yang digunakan pun bersifat humanis, dengan turun langsung ke wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami gesekan sosial.

Satgas tersebut juga berperan melakukan deteksi dini di tengah masyarakat guna mengidentifikasi potensi terjadinya tawuran. Apabila indikasi kerawanan ditemukan, Satgas Jaga Jakarta akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait agar langkah pencegahan dapat dilakukan secara terukur dan cepat.

Untuk kawasan-kawasan dengan tingkat kerawanan tinggi seperti Manggarai, Chico menegaskan bahwa Satgas Jaga Jakarta akan berada di garis depan dalam melakukan pemantauan dan upaya pencegahan aksi tawuran.

Selain peran aparat dan satgas, Chico turut mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan apabila menemukan tanda-tanda potensi tawuran. Laporan dapat disampaikan melalui kanal pengaduan resmi, seperti aplikasi JAKI maupun layanan darurat di nomor 112.

Dengan keterlibatan masyarakat, potensi aksi saling serang antar-remaja diharapkan dapat segera ditangani oleh pihak berwenang sebelum berkembang menjadi konflik terbuka.

"Tidak ada solusi instan, tapi dengan kolaborasi semua pihak InsyaAllah bisa kita capai bersama (2026 zero tawuran)" pungkasnya.

Cahyono/Disway 

Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID