fin.co.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga mempercepat pembongkaran tiang monorel mangkrak di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. Awalnya, pembongkaran 98 tiang monorel ini direncanakan pada pekan ketiga Januari 2026, namun dimajukan menjadi pekan kedua bulan ini.
Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Sumwondo, mengatakan proses pembongkaran akan dimulai, Rabu, 14 Januari 2026.
"Iya (dipercepat). Jadi rencana minggu depan kita akan mulai. Insyaallah hari Rabu," tegas Heru saat dikonfirmasi wartawan, Rabu, 7 Januari 2026.
Menurut Heru, percepatan ini memungkinkan karena seluruh proses administrasi telah rampung. Setelah tiang monorel dibongkar, Jalan HR Rasuna Said sisi timur akan ditata ulang.
"Rasuna Said sisi barat kan sudah selesai tuh, jalan dan trotoarnya sudah rapi. Tapi sisi timurnya masih terkendala adanya tiang monorel. Makanya akan kita rapikan," jelasnya.
Heru menambahkan, setelah penataan, jalur cepat dan jalur lambat di sisi timur akan dilebur menjadi satu, mengikuti pola sisi barat.
"Nantinya hilang (jalur cepat). Sama seperti di sisi baratnya," ungkapnya.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut telah bersurat kepada PT Adhi Karya, selaku penanggung jawab proyek, untuk menindaklanjuti pembongkaran. Dalam surat tersebut, Pramono memberikan tenggat waktu satu bulan, namun hingga lewat batas waktu, PT Adhi Karya belum melakukan pembongkaran.
"Kami sudah mengeluarkan surat, sudah kita kasih batas waktu satu bulan. Kalau tidak bisa mereka melakukan, kami akan melakukan sendiri," tegas Gubernur Pramono.
Dengan percepatan ini, Pemprov DKI berharap penataan sisi timur Jalan HR Rasuna Said dapat selesai lebih cepat, sekaligus menghilangkan hambatan bagi arus lalu lintas dan menata kawasan menjadi lebih rapi.
Cahyono/Disway