Bikin Geger Penumpang, Wanita Ini Tertangkap Menyamar Jadi Pramugari Batik Air

news.fin.co.id - 09/01/2026, 14:35 WIB

Bikin Geger Penumpang, Wanita Ini Tertangkap Menyamar Jadi Pramugari Batik Air

Seorang wanita asal Palembang, Sumatera Selatan, ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) setelah kedapatan mengenakan seragam pramugari Batik Air palsu.

fin.co.id – Seorang wanita asal Palembang, Sumatera Selatan, ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) setelah kedapatan mengenakan seragam pramugari Batik Air palsu. Menanggapi kejadian ini, Batik Air menegaskan, wanita tersebut bukan bagian awak kabin, karyawan, maupun perwakilan resmi perusahaan.

“Yang bersangkutan tidak terdaftar dalam sistem kepegawaian Batik Air serta tidak memiliki kewenangan apapun untuk bertindak atas nama perusahaan,” ujar Corporate Communications Strategic Batik Air, Danang Mandala Prihantoro, Kamis, 8 Januari 2026.

Danang menambahkan bahwa seluruh atribut dan aksesoris yang dikenakan bukan perlengkapan resmi Batik Air. “Atribut tersebut tidak dikeluarkan dan tidak didistribusikan oleh Batik Air,” jelasnya.

Meski demikian, oknum tersebut tercatat sebagai penumpang sah karena membawa boarding pass resmi. Namun, penampilannya menyerupai kru Batik Air.

Advertisement

“Kru Batik Air yang bertugas pada penerbangan Palembang-Jakarta pada 6 Januari 2026 telah menjalankan tugas secara sigap dan profesional sesuai SOP,” kata Danang.

Awal mula dicurigai

Menurut Danang, kru mengenali kejanggalan saat inflight service. Setelah melakukan pengamatan dan konfirmasi, kru melaporkan kejadian itu ke petugas keamanan penerbangan (Aviation Security) setelah pesawat mendarat.

“Batik Air memandang serius setiap tindakan yang menyerupai atau mengatasnamakan awak kabin Batik Air tanpa hak. Menyalahgunakan atribut atau identitas resmi berpotensi merugikan masyarakat dan mengurangi kepercayaan publik,” tegasnya.

Danang menegaskan, identitas dan atribut awak kabin Batik Air hanya diperuntukkan bagi personel resmi yang telah melalui rekrutmen, pelatihan, dan penugasan sesuai standar perusahaan.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan Batik Air, termasuk klaim sebagai awak kabin atau pihak perusahaan, serta tawaran tiket, promosi, atau kerja sama melalui jalur tidak resmi.

“Batik Air mengajak masyarakat bersikap cermat, waspada, dan tidak mudah percaya kepada pihak yang tidak bertanggung jawab,” pungkasnya.

Candra Pratama/Disway

Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID