Donald Trump Ancam Serang Nigeria Jika Masih Terus Bantai Umat Kristen

news.fin.co.id - 09/01/2026, 08:53 WIB

Donald Trump Ancam Serang Nigeria Jika Masih Terus Bantai Umat Kristen

DONALD TRUMP berorasi di depan pendukungnya di Mohegan Sun Arena, Wilkes-Barre, Pennsylvania, 3 September 2022.-ED JONES-AFP

Intisari

  • Presiden AS mengancam akan melakukan serangan berkali-kali jika ISIS terus membunuh umat Kristen di Nigeria.

  • Washington telah melancarkan serangan mematikan terhadap ISIS di Nigeria barat laut pada 25 Desember atas permintaan pemerintah setempat.

  • Nigeria menempati peringkat ketujuh dunia dalam tingkat penganiayaan ekstrem terhadap umat Kristen menurut laporan World Watch List 2025.

fin.co.id - Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan peringatan keras terkait situasi keamanan di Nigeria. Trump menegaskan bahwa negara tersebut akan menghadapi gelombang serangan lebih lanjut jika kelompok ISIS terus melakukan pembunuhan terhadap umat Kristen.

"Jika mereka terus membunuh umat Kristen, mungkin akan ada berkali-kali serangan," ujar Trump dalam wawancaranya bersama The New York Times.

Advertisement

Meski demikian, Trump menyampaikan bahwa dirinya sebenarnya berharap tindakan militer tersebut cukup dilakukan sekali saja. Peringatan ini muncul setelah Washington mengumumkan telah melancarkan "serangan mematikan" terhadap basis ISIS di wilayah barat laut Nigeria pada 25 Desember lalu.

Menurut Komando Afrika Amerika Serikat (AFRICOM), operasi tersebut dieksekusi atas permintaan resmi dari pemerintah Nigeria.

Senada dengan sang Presiden, Menteri Perang AS Pete Hegseth turut memberikan peringatan tambahan. Ia menekankan bahwa aksi militer lanjutan akan dilakukan pada waktu yang tepat jika eskalasi kekerasan terus berlanjut.

Kondisi keamanan bagi umat beragama di Nigeria memang tengah menjadi sorotan global. Berdasarkan laporan tahunan World Watch List 2025 yang dipublikasikan oleh Open Doors, Nigeria berada di urutan ketujuh dalam daftar negara dengan tingkat penganiayaan paling ekstrem terhadap umat Kristen.

Menanggapi tekanan internasional tersebut, majelis tinggi parlemen Nigeria telah mengambil langkah dengan membentuk sebuah komite pada Oktober lalu.

Komite ini khusus ditujukan untuk membahas kekhawatiran dunia internasional atas meningkatnya aksi penganiayaan terhadap umat Kristen di wilayah mereka. *

Afdal Namakule
Afdal Namakule
Penulis

Jurnalis profesional sejak 2016 dengan spesialisasi isu Politik, News, dan Lifestyle. Menjabat sebagai Redaktur di FIN.CO.ID sejak 2018, ia juga aktif mengulas perkembangan teknologi terkini. Berdedikasi menyajikan informasi akurat dan kredibel bagi pembaca