Pemerintah Tancap Gas Bangun Hunian Tetap Korban Bencana: 197 Titik Lahan Siap Pakai!

news.fin.co.id - 10/01/2026, 17:19 WIB

Pemerintah Tancap Gas Bangun Hunian Tetap Korban Bencana: 197 Titik Lahan Siap Pakai!

Pemerintah siapkan 197 titik lahan untuk pembangunan hunian tetap bagi korban bencana.

fin.co.id - Kabar gembira datang bagi para korban bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PKP), Maruarar Sirait, memastikan pemerintah bergerak cepat menyediakan hunian tetap (huntap) yang layak dan aman.

Intisari :

Advertisement
  • Pemerintah siapkan 197 titik lahan untuk pembangunan hunian tetap bagi korban bencana.
  • Proses pembangunan ditargetkan tuntas secepatnya, dengan potensi lelang dimulai Februari.
  • Hunian baru akan dibangun di lokasi yang aman, bebas masalah hukum, dan dekat dengan fasilitas umum.

Lahan Siap Dibangun, Ribuan Rumah Segera Berdiri

Menteri Maruarar Sirait membocorkan rencana besar pemerintah untuk mempercepat pembangunan rumah bagi masyarakat yang terdampak bencana di tiga provinsi tersebut. Pernyataan ini disampaikan langsung saat rapat krusial bersama Satgas Pemulihan Pascabencana DPR RI di Banda Aceh pada Sabtu, 10 Januari 2026.

Langkah ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menangani dampak bencana, bukan sekadar janji manis.

Rapat tersebut dihadiri jajaran petinggi negara, termasuk Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang memimpin pertemuan, serta Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Kehadiran para menteri dari berbagai kementerian seperti PUPR, Dalam Negeri, Kesehatan, Sosial, Keuangan, serta perwakilan BPS, BNPB, dan institusi terkait lainnya, menegaskan sinergi lintas sektor untuk akselerasi program ini.

Menurut laporan Menteri Maruarar, proses penyediaan huntap sudah berada di tahap paling krusial, yaitu pembangunan fisik. Semua tahapan, mulai dari penentuan lokasi yang bersih dan jelas statusnya, pendataan warga yang akurat (by name by address), penyusunan desain detail, hingga proses lelang, semuanya telah disiapkan dengan matang.

Data Kerusakan Rumah dan Rencana Relokasi

Angka kerusakan rumah akibat bencana yang dilaporkan cukup mencengangkan. Hingga Jumat, 9 Januari 2026 pukul 17.00 WIB, total rumah yang terdampak di tiga provinsi mencapai sekitar 189.308 unit.

Provinsi Aceh mencatat jumlah kerusakan terbesar, dengan rincian 64.740 rumah rusak ringan, 40.103 rusak sedang, 29.527 rusak berat, dan 13.969 unit hanyut.

Advertisement

Sumatera Utara menyusul dengan 18.341 rumah rusak ringan, 3.616 rusak sedang, 5.149 rusak berat, dan 937 unit hanyut.

Sementara itu, Sumatera Barat melaporkan 6.627 rumah rusak ringan, 2.842 rusak sedang, 2.666 rusak berat, dan 791 unit hanyut.

Sigit Nugroho
Sigit Nugroho
Penulis

Pemimpin Redaksi FIN.CO.ID