Tol IKN Ambles, Wamen PU Ungkap Kronologi Penyebab di Balik Insiden Karangjoang-Kariangau

news.fin.co.id - 11/01/2026, 20:03 WIB

Tol IKN Ambles, Wamen PU Ungkap Kronologi Penyebab di Balik Insiden Karangjoang-Kariangau

Brantas Abipraya percepat Tol IKN Seksi 3A, dukung konektivitas dan pembangunan berkelanjutan Ibu Kota Nusantara.

Intisari Berita:

  • Jalan tol menuju IKN di Balikpapan Utara mengalami kerusakan.
  • Kerusakan terjadi pada Seksi 3A2 Segmen Karangjoang–KKT Kariangau akibat hujan deras.
  • Target perbaikan infrastruktur ini dijadwalkan rampung pada Maret 2026.

fin.co.id - Jalan Tol menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, ruas tol di kawasan Kilometer 11, Balikpapan Utara, tepatnya Seksi 3A2 Segmen Karangjoang–KKT Kariangau, dilaporkan mengalami kerusakan serius hingga amblas setelah diguyur hujan deras berintensitas tinggi.

Peristiwa ini pertama kali diketahui warga pada Jumat (9/1/2026) pagi. Kondisi badan jalan yang terlihat patah dan turun drastis membuat akses tol tersebut langsung ditutup sementara demi alasan keselamatan.

Advertisement

Padahal sebelumnya, ruas tol ini sempat difungsionalkan secara terbatas selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, tepatnya pada 20 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Rencananya, tol ini juga akan kembali dibuka untuk mendukung arus mudik Idul Fitri 2026.

Namun dengan adanya kerusakan ini, kepastian pemanfaatan Tol IKN segmen Karangjoang–Kariangau saat Lebaran kini masih menjadi tanda tanya besar.

Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU), Diana Kusumastuti, menjelaskan secara rinci kronologi kejadian yang menyebabkan amblesnya jalan tol tersebut.

Menurut Diana, hujan deras mengguyur kawasan Tol IKN sejak Rabu (7/1/2026) pukul 15.35 WITA hingga Kamis (8/1/2026) pagi. Intensitas hujan yang tinggi memicu terjadinya gangguan pada struktur tanah timbunan di sekitar lokasi.

Akibatnya, pada Kamis (8/1/2026) pukul 11.55 WITA, dilaporkan terjadi pergeseran tanah timbunan disposal, yang kemudian berdampak langsung pada struktur jalan tol.

“Tim lapangan telah melakukan penutupan lokasi. Kami juga melakukan inventarisasi kerusakan secara menyeluruh pada struktur slab on pile serta mengurangi timbunan pada lokasi disposal,” ujar Diana dalam keterangannya, Minggu, 11 Januari 2026.

Langkah cepat ini dilakukan untuk mencegah kerusakan meluas sekaligus memastikan tidak ada risiko lanjutan bagi pengguna jalan maupun pekerja proyek

Saat ini, Kementerian PU bersama konsorsium penyedia jasa tengah melakukan evaluasi teknis secara menyeluruh. Konsorsium tersebut terdiri dari sejumlah BUMN konstruksi besar, yakni:

Advertisement
  • PT Adhi Karya

  • PT Hutama Karya

  • PT Nindya Karya

  • PT Brantas Abipraya

Evaluasi mencakup analisis kondisi tanah, sistem drainase, serta kekuatan struktur jalan yang terdampak hujan ekstrem. Hasil kajian ini akan menjadi dasar penyusunan rencana perbaikan permanen, bukan sekadar tambal sulam sementara.

Derry Sutardi
Derry Sutardi
Penulis

Redaktur Pelaksana - FIN.CO.ID