Selain jalur nasional, Unpad juga membuka Seleksi Mandiri melalui SMUP dengan beberapa skema.
“Terdapat empat jalur utama dalam SMUP Mandiri, yaitu prestasi akademik, minat dan bakat, kelas internasional (IUP), dan kemitraan strategis,” ujar Anas.
Jalur ini memberi kesempatan lebih luas bagi calon mahasiswa yang ingin masuk Unpad melalui berbagai potensi, tidak hanya akademik semata.
Tak hanya soal seleksi masuk, Unpad juga membawa kabar menggembirakan terkait Uang Kuliah Tunggal (UKT). Rektor Arief memastikan bahwa UKT Unpad tidak akan naik setidaknya hingga 2029.
Menurutnya, besaran UKT di Unpad masih berada dalam rentang yang relatif terjangkau dibandingkan kampus negeri lain dengan reputasi serupa.
“Orang tua dan mahasiswa tidak perlu khawatir terhadap UKT,” tegas Arief.
Unpad juga memperkuat komitmen akses pendidikan melalui berbagai program beasiswa. Salah satu sumber utama berasal dari Dana Abadi Unpad yang saat ini telah mencapai sekitar Rp 74 miliar.
Hingga pertengahan 2025:
-
Total mahasiswa Unpad: ±32.000 orang
-
Mahasiswa penerima beasiswa: ±7.600 orang
Beasiswa ini menjadi bukti nyata bahwa Unpad tidak hanya fokus pada kualitas akademik, tetapi juga pada keberlanjutan dan keadilan akses pendidikan tinggi. (*)