Pendidikan . 12/01/2026, 20:53 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Masuk Desil 1 (10 persen keluarga termiskin) berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN)
Masuk Desil 2 (11–20 persen keluarga miskin)
Keluarga miskin ekstrem menjadi prioritas utama
Jika kuota belum terpenuhi, keluarga Desil 3 diperbolehkan mendaftar
Orang tua/wali wajib menandatangani surat pernyataan bahwa anak akan menyelesaikan pendidikan hingga tuntas
Bersedia mengikuti seluruh aturan pendidikan Sekolah Rakyat
Pendaftaran Sekolah Rakyat dilakukan secara daring melalui laman resmi Kemensos. Berikut langkah-langkahnya:
Akses situs resmi:
Isi formulir pendaftaran dengan lengkap dan jujur, meliputi:
Peran pendaftar (orang tua atau pendamping Kemensos)
Nama lengkap calon siswa
Nomor HP aktif
Titik lokasi Sekolah Rakyat yang dituju
Informasi tambahan sesuai formulir
Unggah surat pernyataan orang tua
Ikuti instruksi lanjutan dan jadwal seleksi dari panitia
Seleksi dilakukan secara bertahap untuk memastikan calon siswa benar-benar layak dan siap mengikuti pendidikan.
Pemeriksaan kondisi ekonomi keluarga berdasarkan data DTSEN
Dilakukan oleh panitia untuk memastikan bantuan tepat sasaran
Mengukur kemampuan dasar calon siswa
Menjadi salah satu komponen utama penilaian
Psikotes untuk menilai kondisi psikologis dan kognitif
Tes kesehatan, termasuk status gizi dan pertumbuhan fisik
Tes IQ untuk memetakan potensi dan kebutuhan pembelajaran individual
Agenda peresmian ditandai dengan penekanan tombol sirine secara serentak dari Banjarbaru, menandakan dimulainya operasional Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia.
“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini, hari Senin, 12 Januari 2026, saya Prabowo Subianto Presiden RI dengan ini meresmikan 166 Sekolah Rakyat di Indonesia,” ujar Prabowo. (*)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media