Hukum dan Kriminal . 15/01/2026, 21:08 WIB

Kasus Chromebook Memanas! Mahfud MD Sentil Nadiem: Korupsi Tak Harus Terima Uang!

Penulis : Derry Sutardi  |  Editor : Derry Sutardi

“Kan banyak tuh, WTP. Tapi menterinya, pejabatnya, dirjennya ditangkepi semua,” ucapnya.

Ia lalu mengenang pengalamannya berbincang dengan mantan Ketua BPK Hadi Poernomo saat dirinya masih menjabat sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi (MK).

Mahfud mengaku sempat tidak percaya dengan predikat WTP yang diterima lembaga yang ia pimpin kala itu.

“Saya bilang, terus terang saya tidak percaya. Kadang-kadang yang diperiksa itu tawar-menawar,” ungkap Mahfud.

Menurut penjelasan Hadi Poernomo kala itu, WTP hanya menunjukkan bahwa laporan keuangan telah disusun sesuai standar, bukan jaminan tidak ada korupsi.

Pernyataan Mahfud MD ini sekaligus menegaskan bahwa klaim tidak menerima uang bukanlah tameng absolut dalam perkara korupsi. Seluruh proses, termasuk kebijakan, dampak keuangan negara, keuntungan pihak lain, hingga niat jahat, tetap harus diuji secara hukum di pengadilan.

Kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook pun masih menyisakan banyak tanda tanya dan berpotensi terus menjadi sorotan publik. (*)

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com