fin.co.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat terjadinya gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,5 yang mengguncang wilayah Ambon, Maluku, pada Sabtu pagi.
Informasi yang dipublikasikan melalui laman resmi BMKG menyebutkan, pusat gempa berada di daratan dengan kedalaman 56 kilometer, tepatnya di wilayah barat daya Maluku Tengah. Data tersebut diperoleh dari hasil pemantauan awal sesaat setelah gempa terjadi.
BMKG menegaskan bahwa informasi yang disampaikan bersifat sementara dan masih berpotensi mengalami perubahan seiring masuknya data lanjutan. “Informasi ini mengutamakan kecepatan sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah,” demikian pernyataan BMKG.
Guncangan gempa dilaporkan dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah dengan intensitas bervariasi. Getaran berskala MMI III–IV dirasakan di Liang, Amahai, Kairatu, hingga Ambon. Sementara itu, wilayah Seram Utara dan Sorong merasakan getaran dengan skala II–III MMI.
Meski demikian, BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Kendati aman dari ancaman tsunami, masyarakat tetap diimbau untuk waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.
Sampai laporan ini disusun, belum terdapat informasi resmi terkait adanya kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa gempa tersebut. *