TNI AU Kerahkan Helikopter Caracal Perkuat Pencarian ATR 400 yang Hilang di Maros

news.fin.co.id - 17/01/2026, 22:02 WIB

TNI AU Kerahkan Helikopter Caracal Perkuat Pencarian ATR 400 yang Hilang di Maros

TNI Angkatan Udara (AU) bergerak cepat dengan menurunkan dukungan tambahan untuk memperkuat upaya pencarian pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang dilaporkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

fin.co.id – TNI Angkatan Udara (AU) bergerak cepat dengan menurunkan dukungan tambahan untuk memperkuat upaya pencarian pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang dilaporkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Bantuan yang dikerahkan meliputi satu unit helikopter H225M Caracal serta satu kendaraan VCP guna mendukung operasi pencarian dan penyelamatan di medan yang cukup menantang.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara, I Nyoman Suadnyana menyampaikan, pesawat tersebut kehilangan komunikasi di kawasan Maros dengan titik koordinat terakhir berada di 04°57’08” Lintang Selatan dan 119°42’54” Bujur Timur.

“Selain unsur udara, TNI AU juga mengerahkan 82 personel dari Yon Parakk 473 Korpasgat, Dibisi Arhanud Korpasgat, Lanud Sultan Hassanuddin dan unsur gabungan yang terdiri atas Polres Maros, Kodim 1422/Maros, serta Basarnas,” ucap I Nyoman dalam keterangan resmi, Sabtu, 17 Januari 2026.

Advertisement

Helikopter H225M Caracal milik TNI AU dengan Pilot in Command (PIC) Kapten Pnb Rahman diterbangkan dari Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, menuju sektor pencarian di wilayah Maros.

Helikopter ini dikenal memiliki kapabilitas misi Search and Rescue (SAR) jarak jauh dengan daya jelajah tinggi, sehingga diharapkan dapat mempercepat proses pencarian dari udara.

Hingga saat ini, operasi pencarian pesawat ATR 400 IAT masih terus berlangsung. Tim SAR gabungan memusatkan penyisiran di sekitar titik koordinat terakhir sambil menunggu perkembangan informasi terbaru dari hasil pemantauan udara maupun darat.

“Seluruh unsur saat ini telah merapat ke posko laangan di daerah Bantimuring untuk melakukan koordinasi intensif dan proses pencarian,” pungkasnya.

Dimas Rafi/Disway

Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID