Nasional . 19/01/2026, 16:58 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Usai api padam, polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari sopir, kru, dan sejumlah saksi di lokasi.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran bus diduga kuat disebabkan oleh kebocoran bahan bakar solar di bagian mesin. Percikan api yang muncul kemungkinan berasal dari panas mesin yang mengenai solar yang bocor.
Meski demikian, polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
“Untuk kerugian materiil masih dalam proses pendataan,” tambah Warseno.
Insiden kebakaran bus ini sempat menyebabkan perlambatan arus lalu lintas di sekitar KM 544 Tol Solo–Ngawi. Namun, setelah proses pemadaman dan evakuasi selesai, kondisi lalu lintas kembali normal.
“Peristiwa ini sempat menyebabkan perlambatan arus lalu lintas, namun sudah kembali normal setelah penanganan selesai,” tutupnya. (*)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media