Tragis! Kereta Cepat di Spanyol Kecelakaan, 21 Orang Tewas di Tempat

news.fin.co.id - 19/01/2026, 09:12 WIB

Tragis! Kereta Cepat di Spanyol Kecelakaan, 21 Orang Tewas di Tempat

Kereta Cepat di Spanyol Kecelakaan. (tangkapan layar video)

Intisari Berita:

  • Kecelakaan kereta cepat di Spanyol menewaskan 21 orang, terjadi Minggu 18 Januari 2026 usai kereta berangkat dari Cordoba menuju Madrid.

  • Kereta Iryo tergelincir dan menabrak kereta lain, menyebabkan sekitar 100 orang luka-luka, 25 di antaranya dalam kondisi serius.

  • Penyebab kecelakaan masih diselidiki, otoritas menilai insiden ini tidak biasa karena terjadi di jalur lurus yang baru diperbarui.

fin.co.id - Sebuah kereta cepat alamai kecelakaan di Spanyol pada Minggu 18 Januari 2026 waktu setempat. Peristiwa ini menyebabkan 21 orang meninggal dunia.

Kecelakaan itu terjadi pada pukul 18.40 (1740 GMT), sekitar 10 menit setelah kereta meninggalkan Cordoba menuju Madrid.

Advertisement

Kecelakaan itu terjadi di dekat Adamuz, di provinsi Cordoba, sekitar 360 km (223 mil) selatan ibu kota Madrid.

Dikutip dari Reuters, Menteri Transportasi Spanyol Oscar Puente menjelaskan, kereta cepat tersebut tergelincir dan menabrak kereta lainnya, hingga keluar dari rel.

"Sangat aneh jika sebuah kecelakaan tergelincir di jalur rel yang lurus. Bagian rel ini diperbarui pada bulan Mei, tambahnya" kata Oscar Puente.

Seorang kepala kesehatan regional mengatakan 18 orang yang terluka telah dievakuasi ke rumah sakit, beberapa di antaranya mengalami luka serius.

Stasiun televisi pemerintah, Television Espanola, melaporkan bahwa pengemudi salah satu kereta api, yang sedang melakukan perjalanan dari Madrid ke Huelva juga meninggal dunia dalam insiden tersebut.

"Bahwa total 100 orang terluka, 25 di antaranya luka serius" demikian keterangan Television Espanola.

Kereta tersebut bernama Iryo adalah operator kereta api swasta, yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh grup kereta api milik negara Italia, Ferrovie dello Stato.

Sementara kereta yang terlibat dalam kecelakaan tersebut adalah kereta Freccia 1000 yang sedang melakukan perjalanan antara Malaga dan Madrid.

Perusahaan tersebut mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka sangat menyesali apa yang telah terjadi dan telah mengaktifkan semua protokol darurat untuk bekerja sama dengan pihak berwenang terkait.

Advertisement

Kereta kedua, Alvia, dioperasikan oleh Renfe, yang menurut laporan El Pais melaju dengan kecepatan sekitar 200 km (124 mil) per jam pada saat tabrakan.

Renfe mengatakan anjloknya kereta mereka disebabkan oleh kereta Iryo yang tergelincir ke jalur mereka, menambahkan bahwa layanan darurat masih mengevakuasi penumpang. *

Afdal Namakule
Afdal Namakule
Penulis

Jurnalis profesional sejak 2016 dengan spesialisasi isu Politik, News, dan Lifestyle. Menjabat sebagai Redaktur di FIN.CO.ID sejak 2018, ia juga aktif mengulas perkembangan teknologi terkini. Berdedikasi menyajikan informasi akurat dan kredibel bagi pembaca