Pendidikan . 21/01/2026, 18:12 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Atika menyebut, peluang penambahan sekolah swasta gratis masih terbuka melalui mekanisme perubahan APBD 2026, apabila kondisi keuangan daerah membaik atau terdapat ruang fiskal tambahan.
“Kemudian yang kedua memang terjadi faktor pengurangan tersebut, maka ada strategi dalam pengalokasian yang tentunya nanti akan dipenuhi pada saat perubahan APBD 2026,” pungkasnya.
Program sekolah swasta gratis menjadi solusi penting di tengah keterbatasan daya tampung sekolah negeri di Jakarta.
Dengan menggandeng sekolah swasta, Pemprov DKI berharap tidak ada lagi siswa yang terhambat mengenyam pendidikan hanya karena faktor biaya.
Ke depan, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk terus mengevaluasi efektivitas program ini, baik dari sisi kualitas pendidikan, transparansi anggaran, hingga dampaknya bagi masyarakat luas.
Dengan bertambahnya jumlah sekolah swasta gratis menjadi 100 sekolah pada 2026, Pemprov optimistis akses pendidikan yang adil dan merata bagi warga Jakarta dapat terus diperluas, meski di tengah tantangan fiskal daerah. (*)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media