Pramono Terjunkan 200 Ekskavator Bersihkan Lumpur Kali, Siap Hadapi Potensi Banjir di Jakarta

news.fin.co.id - 26/01/2026, 14:35 WIB

Pramono Terjunkan 200 Ekskavator Bersihkan Lumpur Kali, Siap Hadapi Potensi Banjir di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo menerjunkan 200 ekskavator untuk pengerukan sedimen atau lumpur di lima wilayah administrasi Jakarta.

fin.co.id – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo menerjunkan 200 ekskavator untuk pengerukan sedimen atau lumpur di lima wilayah administrasi Jakarta. Langkah ini bertujuan meningkatkan kapasitas daya tampung air saat hujan deras, sehingga air kali tidak meluap dan menimbulkan banjir di permukiman warga.

“Ada 200 ekskavator di lima wilayah. Dan mudah-mudahan, tindakan preventif yang kita lakukan tetap bisa mengurangi dampak dari banjir yang ada di Jakarta,” kata Pramono saat memantau pengerukan di Kali Sepak, Kembangan, Jakarta Barat, Senin, 26 Januari 2026.

Pramono menjelaskan bahwa Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI sudah rutin melakukan pengerukan, khususnya di Kali Sepak. Kali ini difokuskan karena Kali Sepak menjadi muara aliran air lintas provinsi, selain Kali Pesanggrahan, Mookervart, Angke, dan beberapa muara utama lainnya.

Di sisi lain, Pramono memastikan bahwa banjir yang sebelumnya merendam beberapa wilayah Jakarta kini sudah tertangani. Namun, ia tetap memerintahkan Dinas SDA untuk melakukan langkah-langkah preventif karena Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi hujan lebat masih ada pada hari berikutnya.

Advertisement

“Sehingga dengan demikian kami tetap melakukan penggalian,” ujarnya.

Selain pengerukan lumpur, Pramono juga memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) agar dampak banjir bisa diminimalkan.

Kepala Dinas SDA DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum, menambahkan bahwa lumpur hasil pengerukan di lima wilayah tersebut akan dibuang ke kawasan Ancol, Jakarta Utara. “Seluruh pengerukan di lima wilayah Jakarta akan dibuang di dumping site kami di CDF Ancol,” jelasnya.

Langkah masif ini menunjukkan kesiapan Pemprov DKI Jakarta dalam menghadapi musim hujan dan mengurangi risiko banjir bagi warga ibu kota.

Cahyono/Disway

Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID