Hukum dan Kriminal . 27/01/2026, 10:15 WIB

Drama Panas Jelang Sidang Noel! Purbaya Disebut Jadi Target Tersangka KPK, Respons Santainya Jadi Sorotan

Penulis : Derry Sutardi  |  Editor : Derry Sutardi

“Saya sih rasanya enggak ada urusan. Saya hanya bertanggung jawab ke Presiden, yang lain saya enggak peduli,” kata Purbaya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa Kementerian Keuangan tetap melanjutkan agenda reformasi tanpa terpengaruh dinamika politik maupun pernyataan dari pihak-pihak yang tengah berhadapan dengan hukum.

Sebelumnya, Immanuel Ebenezer melontarkan peringatan keras kepada Purbaya Yudhi Sadewa agar “berhati-hati.”

Pernyataan itu disampaikan Noel sebelum menjalani sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat, Senin 26 Januari 2026.

Noel yang kini berstatus terdakwa dalam kasus dugaan korupsi proyek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan, mengklaim memiliki “informasi A1” bahwa Purbaya akan dijadikan target kriminalisasi.

“Hati-hati, Pak Purbaya. Sejengkal lagi nih. Saya mendapatkan informasi A1, Pak Purbaya akan di-Noel-kan. Hati-hati dong, Pak Purbaya,” ujar Noel sebagaimana dilaporkan tim KompasTV.

Namun, Noel enggan membeberkan sumber informasi yang ia klaim sebagai “A1” tersebut. Ia hanya menyebut bahwa siapa pun yang “mengganggu pesta bandit” akan menjadi sasaran.

“Siapa pun yang mengganggu pesta, para bandit-bandit ini, mereka akan melepaskan anjing liar untuk gigit Pak Purbaya,” kata Noel.

Di sisi lain, Immanuel Ebenezer kembali menegaskan keyakinannya bahwa ia tidak bersalah dalam kasus dugaan korupsi K3 di Kemnaker. Bahkan, Noel menyatakan siap menerima hukuman paling berat jika terbukti melakukan korupsi.

“Kalau saya sih sudah berharap satu. Harapan saya, hukum mati saya. Karena saya komit terhadap isu ini. Tapi jika tidak, hukum saya seringan-ringannya,” ujarnya.

Pernyataan tersebut kembali memantik sorotan publik, terutama karena kasus yang menjerat Noel masih bergulir di meja hijau.

Terlepas dari polemik yang berkembang, Purbaya memastikan bahwa isu personal dan tudingan hukum tidak akan memengaruhi kinerja Kementerian Keuangan. Reformasi pajak, peningkatan penerimaan negara, serta penguatan tata kelola keuangan tetap menjadi prioritas utama pemerintah.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com