Nasional . 27/01/2026, 19:00 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Area sekitar Pantai Logpon pun tetap berada dalam pengawalan ketat aparat keamanan.
Kepala Pos SAR Kaimana, Silas Wopari, mengungkapkan bahwa pesawat Smart Air tersebut diduga mengalami gangguan pada mesin sesaat setelah lepas landas.
Dalam keterangan tertulisnya, Silas menjelaskan bahwa pesawat sebenarnya telah lepas landas dari Bandara Douw Nabire untuk menuju Kaimana. Namun, tak lama kemudian, pesawat berbelok kembali ke arah bandara.
“Pesawat lepas landas dari Bandar Udara Nabire (NBX) menuju Kaimana (KNG). Sesaat setelah take off, pesawat mengalami gangguan pada engine,” ujar Silas Wopari, Selasa 27 Januari 2026.
Karena daya dorong mesin terus menurun, pilot mengambil keputusan untuk melakukan pendaratan darurat di bibir pantai dekat bandara.
“Karena thrust power semakin turun, pilot in command (PIC) memutuskan mendarat darurat di bibir pantai Bandara Nabire,” lanjutnya.
Informasi serupa juga disampaikan oleh Kapolres Nabire AKBP Samuel D Tatiratu. Menurutnya, pesawat sempat mengudara sebelum akhirnya kembali untuk mendarat darurat.
“Info awal bahwa pesawat sudah sempat take-off dari Bandara Nabire, namun beberapa menit kemudian pesawat berbelok kembali ke arah bandara untuk mendarat darurat dan kemudian jatuh ke laut,” ujarnya.
Sementara itu, Komandan Pos Basarnas Nabire, Tri Joko Lalang Buana, menyebut bahwa insiden tersebut tidak sepenuhnya dikategorikan sebagai kecelakaan jatuh.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media