Nasional . 30/01/2026, 21:14 WIB
Penulis : Rizal Husen | Editor : Rizal Husen
Fin.co.id - Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya 3 video yang diduga memperlihatkan aktivitas latihan terakhir 23 prajurit Yonif 9 Marinir di kawasan Cisarua, Bandung.
Diduga video ini direkam tak lama sebelum longsor terjadi. Ke-23 prajurit marinir itu gugur saat melaksanakan tugas negara. Video-video yang menyebar di platform X (Twitter) dan TikTok itu memicu keprihatinan sekaligus rasa haru publik.
Warganet menilai rekaman itu menunjukkan kondisi medan yang ekstrem dan cuaca yang tidak bersahabat. Dalam rekaman tersebut, tergambar jelas betapa beratnya medan yang harus dihadapi oleh 23 marinir sebelum alam menunjukkan amukannya.
Video pertama berdurasi sekitar 24 detik diunggah oleh akun X @Blackburger_28. Dalam tayangan itu, tampak belasan prajurit Marinir bersenjata lengkap tengah menjalani latihan di area kebun pisang dengan tanah becek dan licin.
Beberapa personel mengenakan seragam gelap. Sementara lainnya menggunakan seragam loreng khas militer. Mereka terlihat melakukan simulasi evakuasi seorang pria, menggambarkan latihan taktis di medan terbuka.
“Buat yang tanya kenapa ada personel MARINIR TNI AL di Cisarua Bandung. Mereka sedang melaksanakan latihan pra tugas sebelum dikirim ke perbatasan. Ini salah satu video anggota di lokasi yang sedang melaksanakan latihan di Cisarua,” tulis @Blackburger_28 seperti dikutip fin.co.id pada Jumat, 30 Januari 2026.
Rekaman kedua berdurasi 33 detik memperlihatkan situasi yang lebih mencekam. Sejumlah personel Marinir terlihat berjalan di kawasan hutan di tengah guyuran hujan lebat disertai angin kencang.
Beberapa prajurit mengenakan jas hujan. Sementara di sekitar lokasi tampak tenda-tenda hitam yang diduga menjadi pos sementara latihan. Narasi dalam video itu menyebutkan kondisi tersebut merupakan situasi sore hari di Cisarua sebelum longsor terjadi.
"Inilah situasi di Cisarua Bandung sore sebelum kejadian longsor," demikian narasi dalam video tersebut.
Dalam video ketiga tampak beberapa anggota Marinir menyusuri lereng hutan dengan senjata lengkap. Hujan deras masih mengguyur kawasan tersebut. Sementara kabut tebal menyelimuti area Latihan. Sehingga mempersempit jarak pandang.
Meski begitu, beberapa prajurit terlihat tetap bersemangat. Bahkan ada yang mengepalkan tangan sebagai bentuk motivasi.
"Semoga ada mukjizat dari Allah untuk anggota TNI AL yang belum ditemukan. Semoga ditemukan dalam keadaan hidup... Aamin," bunyi caption di video berdurasi 20 detik itu.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media