fin.co.id - Beasiswa Indonesia–Austria Scholarship Programme (IASP) tahun 2026 masih terbuka untuk pendaftaran kandidat. Beasiswa ini diperuntukan bagi para dosen di Indonesia.
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menghadirkan beasiswa ini untuk meningkatkan kualifikasi dosen perguruan tinggi Indonesia
IASP merupakan beasiswa pendidikan jenjang doktor di perguruan tinggi Austria dan diperuntukkan bagi dosen tetap pada perguruan tinggi di bawah pembinaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Syarat dan ketentuan melamar IASP yaitu sebagai berikut:
1. Berstatus dosen tetap pada perguruan tinggi di bawah pembinaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi;
2. Memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) atau Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK);
3. Memiliki surat izin dari pemimpin perguruan tinggi asal (untuk dosen PTN) dan/atau dari Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah masing-masing (untuk dosen PTS);
4. Belum memiliki gelar doktor dan tidak sedang menempuh pendidikan jenjang doktor (on-going);
5. Memiliki sertifikat kemampuan bahasa Inggris dengan ketentuan skor minimal, yaitu: TOEFL iBT® 90; atau TOEFL ITP® 550; atau IELTS™ 6,5, yang masih berlaku (maksimal dua tahun terakhir);
6. Mempunyai usulan penelitian (research proposal) 5-10 halaman yang telah disetujui calon pembimbing/supervisor di perguruan tinggi Austria.
Usulan penelitian tersebut harus memuat unsur-unsur sebagai berikut:
a) deskripsi permasalahan yang jelas,
b) kajian pustaka (termasuk referensi),
c) hasil yang diharapkan,
d) kontribusi terhadap riset di Austria dan/atau Indonesia,