Nasional . 31/01/2026, 19:54 WIB
Penulis : Rizal Husen | Editor : Rizal Husen
Fin.co.id – Negara menganugerahkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) dan penghormatan tertinggi atas pengabdian tanpa batas kepada 23 prajurit dari Batalyon Infanteri (Yonif) 9 Marinir.
Para prajurit tersebut gugur setelah tertimbun longsor di wilayah Cisarua, Jawa Barat, saat tengah menjalankan Latihan Pratugas Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI–PNG.
Prosesi penganugerahan KPLB dilaksanakan secara khidmat di Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, pada Jumat, 30 Januari 2026.
Upacara tersebut dipimpin Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letjen TNI Mar Endi Supardi. Dalam penganugerahan tersebut, seluruh prajurit yang gugur dinaikkan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pangkat terakhir semasa hidup.
Kenaikan pangkat ini diberikan sebagai penghormatan tertinggi institusi dan negara, atas dedikasi, loyalitas, serta keberanian para prajurit.
Hingga Jumat, 30 Januari 2026, tim SAR gabungan bersama unsur TNI AL masih terus melakukan pencarian di lokasi longsor. Dari total 23 prajurit yang gugur, 7 jenazah telah berhasil dievakuasi, sementara 16 lainnya masih dalam proses pencarian.
Upaya pencarian dilakukan secara maksimal meski medan berat dan cuaca menjadi tantangan besar. Selain penghormatan pangkat, TNI AL memastikan seluruh hak keluarga prajurit gugur akan dipenuhi.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen TNI AL untuk tidak meninggalkan keluarga prajurit yang telah berkorban demi bangsa dan negara.
Pengabdian Mereka Terukir dalam Sejarah
KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya 23 prajurit terbaik Korps Marinir.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media