Nasional . 01/02/2026, 14:01 WIB
Penulis : Gatot Wahyu | Editor : Gatot Wahyu
Di balik tubuh kekar seorang lifter nasional, tersimpan kegelisahan yang jarang terlihat publik: ketakutan menghadapi masa tua.
“Entah lah, mau pasrah tapi saya juga mikir masa tua saya bagaimana nanti,” katanya jujur.
Jauh sebelum menerima SK PPPK paruh waktu, Nurul berharap Pemerintah Aceh mau memperjuangkannya ke pemerintah pusat—memberikan rekomendasi khusus atas prestasi yang ia bawa untuk daerah dan bangsa. Namun harapan itu belum terwujud.
“Kenapa enggak diperjuangkan ke pusat, ke kementerian. Tapi ya mau gimana lagi, lebih baik terima daripada enggak dapat apa-apa,” ucapnya pasrah.
Nasib Nurul Akmal berbanding terbalik dengan Rizki Juniansyah, lifter putra kebanggaan Indonesia.
Di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (8/1/2026), Rizki berdiri dengan senyum lebar.
Di hadapan para menteri dan atlet berprestasi, Presiden Prabowo Subianto secara langsung mengumumkan kenaikan pangkat luar biasa untuk Rizki.
Dari Letnan Dua, ia langsung meloncat menjadi Kapten TNI—naik dua tingkat sekaligus.
“Karena Anda mengangkat kehormatan bangsa Indonesia di kancah dunia,” kata Prabowo disambut tepuk tangan.
Rizki memang layak mendapat sorotan. Ia sukses mempersembahkan medali emas SEA Games Thailand 2025 sekaligus memecahkan dua rekor dunia: angkatan clean and jerk 205 kg dan total angkatan 365 kg.
Sebelumnya, ia juga meraih emas Olimpiade Paris 2024.
Terharu dan Tak Menyangka
Rizki mengaku terkejut sekaligus terharu atas penghargaan tersebut.
“Ini kehormatan luar biasa. Saya baru tahu langsung dari Bapak Presiden dan Bapak Panglima,” ujarnya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media